News / metropolitan
Dany Garjito | Elvariza Opita
Viral seorang pria marah besar lantaran Puskesmas Siunggam, Sumatera Utara posisi buka tetapi tak ada petugas medis yang berjaga, hingga disebut menyebabkan anak dan adik meninggal. (Facebook/@amir.h.harahap.92)

Suara.com - Media sosial kembali ramai dengan video emosional yang diunggah seorang pengguna Facebook ketika mempermasalahkan puskesmas di wilayahnya yang sepi tanpa petugas medis.

Video ini semula diunggah oleh akun Facebook Amir Hamzah Harahap, yang kemudian kembali diviralkan di platform media sosial lain termasuk akun Instagram @andreli_48.

Berdasarkan keterangan di kolom caption, video ini diambil di Puskesmas Siunggam, Kabupaten Paluta, Sumatera Utara pada Selasa (10/5/2022) sore pukul 15.00 WIB kemarin.

"Video Puskesmas Siunggam, viral dengan narasi pasien meninggal tanpa pertolongan," ujar @andreli_48, dikutip Suara.com, Rabu (11/5/2022).

Baca Juga: Wanita Berhijab Asyik Minum Alkohol dan Merokok di Klub Malam, Netizen: Please, Jangan Salahkan Hijabnya

Terlihat di video keberadaan kerumunan orang di depan Puskesmas Siunggam. Mereka terlihat berdiri di dekat ambulans, yang belakangan terungkap sedang membawa pasien yang disebut telah tak bernyawa.

Pria yang membawa kamera itu lantas mengarahkannya kepada Puskesmas Siunggam yang pintunya masih terbuka lebar namun sudah terlihat sangat lengang.

"Jam berapa sekarang? (Kok) sudah tutup?" teriak pria itu dengan sangat emosional. "Puskesmas macam apa ini, udah nggak ada (siapa-siapa) lagi. Sunyi semua."

Pria itu kemudian mengarahkan kamera ke jam dinding yang memperlihatkan masih pukul 14.50-an. "Kau tengok, jam berapa sekarang? Masa sopir ambulans juga tak ada?" serunya.

Memang terlihat suasana dalam Puskesmas tersebut begitu sepi, tidak tampak keberadaan petugas medis yang berjaga maupun pasien lain yang perlu dilayani.

Baca Juga: Langka, Viral Video Bocah Pilih Terus Ngunyah Dibanding Ikut Rebutan THR Lebaran

Viral seorang pria marah besar lantaran Puskesmas Siunggam, Sumatera Utara posisi buka tetapi tak ada petugas medis yang berjaga, hingga disebut menyebabkan anak dan adik meninggal. (Facebook/@amir.h.harahap.92)

Kemarahan pria ini semakin nyata lantaran ia menyebut ketiadaan petugas medis menyebabkan pasien meregang nyawa akibat tak segera mendapat pertolongan.

Komentar

terkini