Suara.com - Hari ini Jumat, 13 Mei 2022 bertepatan dengan Friday the 13th atau tanggal 13 yang jatuh pada Hari Jumat. Menurut mitos yang beredar, hari jumat yang jatuh pada tanggal 13 akan menjadi hari kramat atau hari sial bagi sebagain orang. Lalu bagaimana sejarah Friday the 13th?
Banyak orang yang percaya dengan mitos Friday Thr 13th dan banyak yang meyakini hari ini adalah hari yang terkutuk. Bahkan hari kramat ini telah diangkat menjadi film layar lebar Hollywood yang berjudul sama: Friday The 13th. Film itu berkisah tentang kasus pembantaian yang dilakukan oleh Jason Voorhees. Lantas bagaimana sejarah Friday The 13th? Simak ulasannya berikut ini.
Sejarah Friday The 13th
Dilansir dari berbagai situs, Friday The 13th sudah ada sejak zaman dulu. Menurut sejarah Friday The 13th bermula dari perjamuan terahir Yesus Kristus san 12 muridnya pada Kamis Putih, Malam sebelum hari penyaliban pada Jumat Agung.
Kala itu, banyak orang yang percaya tamu ke-13 dalam perjamuan adalah Yudas Iskariot, yang merupakan murid Yesus. Ia diyakini telah berkhianat kepada gurunya.
Dari situlah angka 13 diakaitkan dengan Yudas Iskariot, penghianat Yesus Kristus. Banyak orang yang menganggap angka 13 sebagai angka pembawa sial dan tidak lebih baik dari angka 12 yang mewakili jumlah bulan dalam setahun.
Mitos lainnya tentang Friday The 13th adalah Kode Hammurabi kuno, yang dahulu dilaporkan telah menghilangkan hukum ke-13 dari daftar aturan hukumnya. Meskipun hal ini bisa jadi karena kesalahan yang tidak sengaja, namun ada beberapa orang yang percaya bahwa angka 13 pada hari Jumat merupakan hari sial.
Banyak bukti negatif yang semakin memperkuat mitos hari kramat tersebut. Takhayul tersebut bertahan lama bahkan hingga munculnya kasus psikologis bernama triskaidekaphobia (takut dengan angka 13).
Peristiwa lainnya yang membuat mitos hari Jumat tanggal 13 ini berkembang adalah ketika pada hari Jum'at tanggal 13 Oktober 1307, Raja Prancis Philip IV dibantu oleh prajuritnya menangkap ratusan Ksatria Templar. Sebuah perserikatan keagamaan yang dibentuk untuk mempertahankan Tanah Suci.
Baca Juga: Sejarah Kerajaan Mataram Kuno, Raja Airlangga dari Bali Berkuasa di Hampir Seluruh Jawa
Para tentara yang ditangkap kemudian dipaksa untuk meludah di kayu salib, menyangkal adanya Yesus Kristus. Selain itu, mereka terlibat dalam tindakan homoseksual selama upacara inisiasi kemudian mereka dibakar di tiang pancang di Paris.
Setelah itu, salah satu kesatria Jacques de Molay, yang dibakar meneriakkan sebuah kutukan di depan Katedral Notre Dame. “Tuhan tahu siapa yang salah dan telah berdosa. Malapetaka akan segera terjadi pada mereka yang telah menghukum mati kita," teriak Jacques de Molay.
Berdasarkan tradisi, peristiwa tersebut membuat setiap tanggal 13 pada hari Jumat menjadi hari yang paling ditakuti. Karena dipercaya sebagai hari sial bagi semua orang.
Demikian tadi ulasan mengenai sejarah Friday The 13th yang dianggap hari sial bagi sebagian orang. Semoga menambah pengetahuan dan bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Sejarah Kerajaan Mataram Kuno, Raja Airlangga dari Bali Berkuasa di Hampir Seluruh Jawa
-
Contoh Khutbah Jumat Bulan Syawal 2022: Waktunya Berbenah Diri Setelah Ramadhan
-
12 Hari Tayang, KKN di Desa Penari Kembali Pecahkan Rekor Film Nasional
-
Kali Pertama dalam Sejarah, Dubes RI Kunjungi Kepulauan Cook
-
Nessie Judge Syok Lihat Orang Makan Mie Pakai Nasi: Aku Pikir Itu Cuma Mitos Belaka
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare