Suara.com - Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy tertangkap basah terlibat kasus dugaan suap dan gratifikasi izin prinsip pembangunan cabang retail tahun 2020. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mengumumkan sosok wali kota Ambon tersebut sebagai tersangka dan melanjutkan status perkara ke tahap penyidikan.
"Meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka RL Richard Louhenapessy Wali Kota Ambon, Andrew staf tata usaha pimpinan pada Pemkot kota Ambon, dan Amri karyawan Alfamidi kota Ambon," ungkap Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/5/2022).
Sebagai wali kota Ambon sekaligus seorang politikus, Richard memiliki sepak terjang yang panjang. Seperti apa perjalanan karier Richard? Simak profil berikut.
Kehidupan pribadi
Richard Louhenapessy merupakan pria kelahiran kota Ambon pada 20 April 1955. Kini, ia menikahi Leberina Louisa Evelin Maatita dan dikaruniai dengan 5 orang anak.
Riwayat pendidikan
Richard menempuh pendidikan formal di Universitas Pattimura (Unpatti), Maluku dan lulus dengan gelar Sarjana Hukum pada 1985.
Saat berada di bangku kuliah, Richard merupakan seorang mahasiswa yang aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi. Ia terdaftar sebagai Anggota Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Unpatti pada 1976 hingga 1977.
Setelah menjadi anggota, ia 'naik pangkat' menjadi Sekretaris Senat Mahasiswa sejak 1977 hingga 1978. Richard juga berkesempatan menjadi anggota BKK (Badan Koordinasi Kemahasiswaan) Unpatti dari 1978 hingga 1980.
Baca Juga: Usut Kasus Suap Wali Kota Ambon, KPK Periksa Delapan Saksi Hari Ini
Tak hanya di dalam kampus, Richard juga aktif dalam organisasi ekstra kampus yakni Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia dan menjabat sebagai sekretaris periode 1975-1976.
Karier politik
Richard terjun ke dunia politik dinaungi oleh partai Golongan Karya (Golkar) pada 1988 hingga 1992. Ia aktif sebagai ketua bagian pemuda DPD II Partai Golkar Ambon.
Masih dalam naungan partai yang sama, Richard melanjutkan kiprah perpolitikannya di tingkat provinsi, yakni dengan menjadi anggota biro pemuda DPD I Partai Golkar Maluku tahuun 1992-1997. Tak berhenti di situ, ia juga berkesempatan menjadi anggota DPRD Maluku.
Perjalanan politik Richard semakin menunjukkan kemajuan saat ia berhasil menjabat sebagai ketua fraksi Partai Golkar di DPRD Maluku tahun 1999-2004 dan kemudian dilanjutkan dengan DPRD Maluku periode 2004-2009.
Diangkat menjadi wali kota Ambon
Berita Terkait
-
Usut Kasus Suap Wali Kota Ambon, KPK Periksa Delapan Saksi Hari Ini
-
Profil Richard Louhenapessy, Walikota Ambon yang Dijemput Paksa KPK
-
Profil Nadia Hasna Humairah, Puteri Eks Bupati Bogor Ade Yasin Curhat Ortu Ditangkap KPK
-
Walikota Ambon Ditahan KPK
-
Kasus Suap Terus Dikuliti, KPK Perpanjang Masa Penahanan eks Bupati Bogor Ade Yasin
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP