Suara.com - Putri eks Bupati Bogor Ade Yasin, Nadia Hasna Humairah kembali disorot publik usai curhat di Instagram pribadinya @nadihasna. Ia terlihat mengunggah foto dirinya yang diduga masih kecil, bersama ayah dan ibunya.
"Aku punya banyak hal untuk dipelajari, meskipun aku belum mengerti. Ajarkan aku sesuatu yang bisa membuatku aman dari bahaya setiap harinya"
"Tunjukkan aku, bagaimana cara melakukan yang terbaik. Setiap anak butuh genggaman tangan untuk memandu mereka ketika mereka tumbuh. Tapi jangan cemas, aku sekarang wanita dewasa," tulisnya.
Untuk diketahui, sebelum Ade Yasin ditangkap KPK, sang ayah sebelumnya telah meninggal dunia akibat penyakit paru-paru yang dideritanya pada 24 September 2020.
Seolah terus dihadapkan oleh cobaan yang menghampiri keluarganya, Nadia tampak mampu bersikap kuat. Sosoknya memicu rasa penasaran publik. Untuk itu, simak profil dan informasi Nadia Hasna Humaira selengkapnya di bawah ini.
Berdasarkan penelusuran dari akun Instagram-nya, Nadia Hasna Humaira lahir pada 25 April 1997. Ia adalah anak pertama dari pasangan Ade Yasin dan Yanwar Permadi, serta punya satu adik laki-laki bernama Naufal Hilmi.
Tidak diketahui dimana Nadia lahir dan riwayat pendidikannya. Namun, ia terlihat sangat aktif pada berbagai kegiatan-kegiatan sosial. Ini diketahui dari beberapa foto yang diunggah di Instagram pribadinya.
Nadia juga tampaknya tergabung dalam Generasi Muda Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ini merupakan wadah dari PPP untuk anak-anak muda yang mau berkreasi dan berinovasi.
Sang ibu, Ade Yasin, juga sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PPP dari tahun 2014 hingga 2018. Ia kemudian mencalonkan diri pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Bogor 2018.
Baca Juga: Kembali Jalani Pemeriksaan, KPK Dalami Arahan Ade Yasin Kumpulkan Uang Untuk BPK Jawa Barat
Ade memenangkan pemilihan dan terpilih sebagai Bupati Bogor usai meraih suara tertinggi sebanyak 912.221 suara atau sekitar 41,12 persen yang mana mengalahkan empat pasangan calon lainnya.
Sementara sang ayah, Yanwar Permadi adalah seorang Ajun Inspektur Polisi Satu yang bertugas di Kepolisian Resor (Polres) Bogor. Nadia cukup sering mengunggah postingan yang berkaitan dengannya.
Itulah profil dan informasi tentang Nadia Hasna Humairah, anak dari eks Bupati Kabupaten Bogor, yang kembali menjadi sorotan publik usai curhat tentang keluarganya.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Kasus Suap Terus Dikuliti, KPK Perpanjang Masa Penahanan eks Bupati Bogor Ade Yasin
-
Kembali Jalani Pemeriksaan, KPK Dalami Arahan Ade Yasin Kumpulkan Uang Untuk BPK Jawa Barat
-
6 Kepala Daerah yang Ditangkap KPK Sepanjang 2022: Terbaru Wali Kota Ambon Dijemput Paksa!
-
KPK Tambah 40 Hari Penahanan Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin
-
Kasus Bupati Ade Yasin, KPK Panggil Lima Pejabat Kabupaten Bogor Termasuk Kepala BPKAD Teuku Mulya
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland