Suara.com - Bagi Anda yang mengikuti rekrutmen bersama BUMN 2022 dan telah dinyatakan lolos seleksi administrasi, tahap selanjutnya adalah mengikuti Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Core Values BUMN. Penting kiranya Anda memperhatikan beberapa hal sebelum mengikuti TKD, agar tes berjalan lancar.
Melalui akun instagram resminya, Forum Human Capital Indonesia (FHCI) mengumumkan bahwa para peserta tes yang lolos seleksi administrasi akan mendapatkan undangan untuk mengikuti trial test dan online test.
Undangan tersebut nantinya akan dikirim melalui alamat e-mail peserta atau bisa juga dilihat di akun Rekrutmen Bersama BUMN masing-masing peserta.
Bagi para peserta rekrutmen, FHCI melalui unggahannya di Instagram menyampaikan ada 7 hal yang penting yang harus diperhatikan oleh peserta rekrutmen sebelum mengikuti Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Core Values BUMN, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Pelaksanaan Tes Dilaksanakan Secara Tepat Waktu
Seleksi ini akan dilaksanakan mulai 19-24 Mei 2022. Masing-masing dari peserta memiliki jadwal tes yang berbeda-beda.
Bagi para peserta wajib melihat informasi tersebut melalaui undangan yang telah dikirmkan melalui email atau pesan di akun Rekrutment Bersama BUMN.
Seleksi online ini harus dilaksanakan secara tepat waktu dan tidak bisa diubah dengan alasan apapun.
2. Akses Situs Online TKD dan Core Values BUMN dengan Benar
Baca Juga: Trial Tes BUMN Apakah Wajib? Begini Penjelasan dan Cara Cek Jadwalnya
Pihak Rekrutmen Bersama BUMN sudah mencantumkan informasi dan tautan situs online test TKD dan Core Values dalam undangan.
Dari sana, Anda akan mendapatkan detil jadwal mulai dari tanggal, hari, dan waktu pengerjaan test.
Anda juga akan mendapatkan tautan untuk mengakses tes serta username dan password untuk mengakses situs test.
Untuk itu, penting bagi Anda untuk menjaga dengan baik username dan password. Dan jangan pernah membagikan username dan password pada pihak mana pun.
3. Mengikuti Trial Test
Tes ini bisa digunakan sebagai sarana untuk mencoba dan memastikan perangkat, jaringan dan infrastruktur yang akan digunakan untuk mengikuti test online.
Berita Terkait
-
Jadwal Trial Test dan TKD Rekrutmen BUMN 2022, Tahap Selanjutnya Bagi yang Lolos Administrasi
-
Trial Tes BUMN Apakah Wajib? Begini Penjelasan dan Cara Cek Jadwalnya
-
Deretan Curhat Warganet Usai Ikut Trial Test Rekrutmen BUMN: Puncak Komedi
-
Kisi-Kisi TKD dan Core Values Rekrutmen Bersama BUMN 2022, Pelajari Agar Lolos Seleksi!
-
Jadwal Tes TKD dan Core Values BUMN, Lengkap dengan Contoh Soal untuk Latihan!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
SPinjam Luncurkan JELAS TANPA JEBAKAN, Anda Bisa Pilih Pinjaman Daring Bunga Rendah dan Transparan
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
-
Seleksi PPPK Kemenag 2026: Prediksi Jadwal, Materi dan Tahapannya
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?