Suara.com - Mobil dinas Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memang sering kali menjadi sorotan. Pasalnya mobil tersebut sering kali ditinggal empunya di tempat-tempat yang bermasalah.
Setidaknya sudah tiga kali dia meninggalkan mobil dinas Toyota Innova putih itu di tempat yang sedang terjadi masalah.
Berbicara soal mobil AD 1 A itu, Gibran membuat isi mobilnya tampak berbeda dengan mobil umum lainnya.
"Mobilnya kayak gudang," ujar Gibran saat mobilnya dibuka Aiman Wicaksana seperti yang dikutip dari kanal Youtube Kompas TV.
Saat mobilnya dibuka, kursi mobil dinas tersebut hanya satu di bagian tengah.
"Joknya cuma satu, buat ngangkat ini," ujar Gibran menunjukkan isi mobil dinasnya.
Pada bagian belakang mobil, terdapat tumpukan kardus dan barang-barang yang berisi mulai dari beras hingga mainan anak.
"Beras sama mainan anak-anak sih ini," imbuh Gibran.
Menurut Gibran, barang bawaannya itu akan diberikan kepada warga sepulang ia dari kantor.
"Sebelum pulang ke rumah setiap sore membagi beras, sama anak-anak biasanya pinginnya kan mainan, sama buku tulis, sama susu," imbuhnya.
Saat dilihat, ada berbagai maianan baik untuk anak laki-laki maupun perempuan.
"Ini juga buat pedagang pasar ada celemek," tambah Gibran lagi.
Mobi Dinas Sering Ditinggalkan
Mobil Dinas Wali Kota Solo itu memang beberapa kali ditinggal di tempat bermasalah. Hal ini dilakukan Gibran untuk mengawasi lokasi-lokasi bermasalah.
Gibran kali pertama meninggalkan mobil dinasnya di depan Kantor Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, pada Mei lalu. Saat itu, terjadi dugaan pelanggaran pungutan liar yang menyeret nama Lurah Gajahan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar