- Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin mengadakan pertemuan bilateral produktif di Kremlin, Rusia, pada Senin, 13 April malam.
- Kedua pemimpin saling bertukar cendera mata khas negara masing-masing sebagai simbol penghormatan serta penguat komitmen hubungan persahabatan bilateral.
- Presiden Putin memberikan samovar tradisional, sementara Presiden Prabowo menyerahkan vas bunga batik dan miniatur Borobudur kepada Presiden Putin.
Suara.com - Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat pada akhir pertemuan bilateral antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Senin (13/4) malam.
Usai rangkaian pertemuan bilateral yang berlangsung intensif dan produktif, Putin secara langsung mengantar Prabowo hingga ke depan kendaraan resmi yang menjemput di halaman Kremlin.
Gestur tersebut mencerminkan eratnya hubungan personal kedua pemimpin sekaligus menjadi simbol penghormatan dan persahabatan antara Indonesia dan Russia.
Sebelum berpamitan, Prabowo dan Putin saling bertukar cendera mata sebagai tanda persahabatan dan kenang-kenangan atas pertemuan keduanya.
Putin memberikan cendera mata berupa samovar, alat tradisional khas Rusia untuk memasak air dan merebus teh.
Sementara itu, Prabowo memberikan vas bunga bercorak batik khas Indonesia serta miniatur Borobudur kepada Putin sebagai simbol kekayaan budaya dan warisan peradaban bangsa Indonesia.
“Ini dari Indonesia khusus, vas. Ini juga miniatur Borobudur,” ujar Prabowo kepada Putin.
Putin terkesima atas cendera mata yang diberikan Prabowo dan langsung mengucapkan terima kasih.
“Terima kasih banyak Yang Mulia,” ujar Putin kepada Prabowo.
Baca Juga: Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
Pertukaran cendera mata tersebut menjadi simbol penghormatan, persahabatan, serta komitmen kedua negara untuk terus memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin erat selama ini.
Berita Terkait
-
Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
-
Prabowo Temui Vladimir Putin saat Menhan Teken Kesepakatan Menteri Perang AS
-
Maraton Diplomasi Prabowo: Usai 5 Jam Bareng Putin, Langsung Melesat ke Paris Temui Macron
-
Bikin Putin Tersenyum, Cerita Prabowo di Kremlin: Nama Kosmonaut Rusia Populer Jadi Nama Anak RI
-
Bertemu Prabowo, Putin Nyatakan Rusia Terbuka Kerja Sama Berbagai Bidang dari Energi hingga Militer
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer
-
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan
-
Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump
-
Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku
-
Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
-
Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota
-
Soal Isu Peleburan dengan Gerindra, NasDem: Tidak Masuk Akal, Kami Bukan PT Tbk
-
Donald Trump Mau Tenggelamkan Kapal Cepat Iran Kalau Berani Mendekati Blokade Selat Hormuz