Suara.com - Otoritas penerbangan China menanggapi dugaan yang mengemuka soal kemungkinan ada faktor kesengajaan pada jatuhnya pesawat China Eastern nomor penerbangan MU-5735 dari ketinggian hampir 9.000 meter di Daerah Otonomi Guangxi pada 21 Maret.
Badan Keamanan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) bersama Badan Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) memastikan tidak merilis informasi hasil investigasi penyebab jatuhnya pesawat jenis Boeing 737-800 milik maskapai China Eastern Airlines tersebut.
NTSB menyatakan pihaknya akan memberikan bantuan teknis secara profesional dalam mengidentifikasi penyebab kecelakaan, menurut pernyataan CAAC yang dimuat Global Times, Rabu (18/5/2022).
CAAC mengeluarkan pernyataan tersebut untuk menanggapi pemberitaan Wall Street Journal (WSJ) bahwa perekam data penerbangan yang ditemukan dari lokasi kecelakaan yang dikirim ke AS untuk dianalisis menunjukkan bahwa seseorang – mungkin pilot atau seseorang yang memaksa masuk ke kokpit – memberikan perintah agar posisi pesawat menukik.
"Pesawat melakukan apa yang diperintahkan oleh seseorang di kokpit," kata sumber yang mengetahui penilaian pendahuluan para ahli di NTSB kepada WSJ.
Menurut CAAC, pihaknya mengundang NTSB sebagai investigator karena pesawat nahas tersebut dirancang bangun di AS. Hal tersebut sesuai dengan Konvensi Penerbangan Sipil Internasional.
CAAC berjanji akan merilis semua informasi terkait hasil investigasi.
Posisi pesawat berada dalam keadaan vertikal saat jatuh menghunjam ke perbukitan Guangxi dalam perjalanan dari Kunming menuju Guangzhou di wilayah selatan China pada siang hari 21 Maret.
Tak seorang pun dari 132 penumpang dan awak di dalam pesawat tersebut yang selamat. Tanaman hutan di lokasi kecelakaan juga ludes terbakar beberapa saat setelah MU-5735 jatuh.
Jatuhnya pesawat penumpang domestik tersebut menjadi catatan terburuk kecelakaan udara di China dalam 12 tahun terakhir. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Beredar Rumor Penyebab Kecelakaan Pesawat China Eastern Airlines karena Kelalaian Kopilot, Ini Respons Otoritas China
-
Ditemukan, Kotak Hitam Kedua Pesawat China Eastern Airlines Terpendam di Kedalaman 1,5 Meter
-
Kecelakaan Pesawat China Eastern: Kotak Hitam Ditemukan, 120 Jenazah Diidentifikasi
-
Kotak Hitam Kedua Ditemukan, Otoritas Pastikan 132 Penumpang Pesawat China Eastern Tak Ada Yang Selamat
-
Jokowi Diapresiasi Muhammadiyah Usai Jenguk Buya Syafii, Viral PR Matematika Anak PAUD Membingungkan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
Terkini
-
Sepeda Gunung Murah Merek Apa? Ini 3 Pilihan Rp1 Jutaan dengan Spek Menarik
-
Sepeda Apa yang Cocok di Jalanan Bergelombang? Ini 7 Rekomendasi yang Nyaman Dipakai
-
Mangkir Alasan Sakit, Kejagung Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Besok
-
Iran Rudal Pangkalan Udara Ali al-Salem Kuwait: Kami Menyerang Tanah yang Diduduki Tentara Amerika!
-
Bus Alisman Kecelakaan di Padang, 8 Orang Terluka
-
BKSAP Tutup Kaukus AIPA, Tekankan Implementasi Resolusi untuk Masyarakat ASEAN
-
Pendapatan Anjlok, Laba Bersih Adhi Karya Tiba-tiba Melesat 12,6%
-
Final Piala Dunia 2026 Mengingatkan Saya pada Pesan Ayah soal Judi Bola
-
Warisan 1.300 Tahun di Tibet, Barkhor dan Potala Jadi Magnet Wisata Lhasa
-
Kilang Plaju Mulai Salurkan Biosolar B50, Pasokan Energi Sumatera Bagian Selatan Masuk Babak Baru