Suara.com - Polisi memastikan tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Dini Nurdian (26), Neneng Umaya alias NU (24) tidak memiliki riwayat penyakit jiwa. Istri dari IDL (27) tersebut melakukan pembunuhan sadis terhadap selingkuhan suaminya dalam keadaan sadar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengungkap hal ini berdasar keterangan langsung dari Neneng. Kepada penyidik Neneng mengklaim melakukan pembunuhan karena motif sakit hati.
"Saya tadi sudah komunikasi dengan tersangka bahwa tersangka melakukan semua ini secara sadar. Tersangka tidak mengalami gangguan kejiwaan," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/5/2022).
Bahkan Neneng secara sadar juga memahami konsekuensi hukum atas perbuatannya itu. Meski belakangan dia menyesali perbuatannya.
"Trsangka murni karena sakit hati, dengan tegas dia menyatakan saya tau resikonya," beber Zulpan.
Lebih lanjut, Zulpan menyebut rasa sakit hati yang mendalam ini Neneng rasakan karena telah berulangkali menergoki percakapan mesra antara Dini dan suaminya. Neneng juga mengklaim sempat memperingati korban sebelum akhirnya dibunuh.
"Namun setelah itu hubungan antara suami dan korban terus berlanjut dan membuat tersangka melakukan perencanaan berakhir dengan dibunuhnya korban," jelas Zulpan.
Atas perbuatannya kekinian Neneng telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 340 KUHP Juncto Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana.
"Ancamannya, 20 tahun penjara," pungkas Zulpan.
Berita Terkait
-
Tersangka Pembunuhan Najamuddin Sewang Peragakan Aksi Santet, Lempar Telur dan Air ke Atap Rumah Korban
-
Rekonstruksi Pembunuhan: Iqbal Asnan Sakit Hati Lihat Najamuddin Sewang dan Rachmawaty Duduk Berdua di Ruang Tamu
-
Kesaksian Warga yang Temukan Mayat Pria Bertato di Pinggir Kali CBL Bekasi: Tubuh Korban Ditutup Styrofoam
-
Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai Dinas Perhubungan Makassar Dimulai Dari Rumah Istri Mantan Kasatpol PP Iqbal Asnan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional