Suara.com - Sebuah video permintaan tolong yang membuat publik terenyuh sedang beredar viral di media sosial. Tampak seorang wanita berhijab terduduk di pinggir jalan dan terdengar beberapa kali memohon pertolongan dari sejumlah warga yang mengerumuninya.
Adalah akun Instagram @infosekitarjambi yang mengunggah video tersebut. Melansir keterangan di kolom caption-nya, video ini direkam pada Selasa (17/5/2022) sore hari di depan Kantor Pos Kuala Tungkal, Jambi.
Seorang wanita berpakaian Pegawai Negeri Sipil (PNS) beberapa kali terdengar meminta tolong. Informasi lebih lanjut menyebut PNS wanita itu ternyata adalah korban penganiayaan suami.
"Bantu viralkan, PNS dianiaya suami. Hari Selasa, 17/05/2022 pukul 11.45 WIB," ujar @infosekitarjambi, seperti dikutip Suara.com pada Kamis (19/5/2022).
Dijelaskan bahwa korban baru pulang kerja dan dijemput oleh adiknya. Semula tidak ada yang aneh, sampai tiba-tiba keduanya dipepet oleh sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi dari belakang.
"Mobil tersebut mengejar korban sehingga sebuah mobil tersebut mengadang jalannya sepeda motor korban. Lalu korban berhenti dan melihat ternyata yang mengendarai mobil tersebut adalah suami korban," kata @infosekitarjambi.
Suami korban yang berinisial BA disebut langsung turun dari mobil dan menarik paksa korban dari sepeda motornya. Namun saat itu korban menolak dan berlari menjauh dari BA.
"Korban sempat berlari jauh untuk menghindari sdr BA tersebut namun sdr B mengejarnya kembali dengan mobil yang dikendarainya," lanjutnya.
Adegan kejar-kejaran itu pun berakhir di depan Kantor Pos Kuala Tungkal ketika BA sudah berhasil mengejar istrinya. Namun bukannya diperlakukan dengan baik, sang istri justru ditarik dengan keras sampai jatuh dari sepeda motor.
Baca Juga: Terlihat Sangat Gubuk dari Luar, Isi Rumah Kakek Ini Bikin Melongo: Jadi Mengasihani Diri Sendiri
"BA menarik tangan korban dengan keras yang kemudian mengakibatkan korban terjatuh atau terhempas ke aspal sehingga korban mengalami luka memar di punggungnya. Setelah itu banyak warga yang melerainya," pungkasnya.
Seperti terlihat di video berdurasi 1 menit 37 detik itu terlihat sang PNS wanita yang berkali-kali menolak saat diajak untuk kembali ke rumah. Publik pun jadi curiga ada trauma yang menyebabkan ibu itu enggan untuk kembali ke rumahnya bersama sang suami.
"Kembalilah dulu," ujar seorang pria kepada PNS wanita yang terduduk lesu itu.
"Nggak bisa," balas sang PNS wanita berkali-kali.
Ia lantas meraih tangan warga di sekitarnya, dan terdengar beberapa kali meminta agar diselamatkan. "Tolong... tolong aku..." katanya kepada setiap warga yang ditatap.
Bahkan ia sempat meminta tolong kepada salah seorang warga agar dipanggilkan polisi, sembari terus menolak untuk diajak kembali bersama suaminya. Kehadiran anggota TNI di sana pun tak membuat wanita itu tenang dan terus memohon pertolongan dari warga.
Berita Terkait
-
Terlihat Sangat Gubuk dari Luar, Isi Rumah Kakek Ini Bikin Melongo: Jadi Mengasihani Diri Sendiri
-
Niat Ingin Gelar Pengelolaan UMKM, Warga Perumnas 1 Malah Dapat Intimidasi Ormas, Publik: Bekasi Kota Sejuta Ormas
-
Kronologi dan Fakta Perundungan Bocah di Tangsel: Badan Ditusuk Obeng, Lidah Disundut Rokok
-
Duh! Pemotor Menyalip di Jalan Banjir dan Cipratkan Air Kemana-mana, Pas Ditegur Malah Acungkan Jari Tengah
-
Potret Modifikasi Helm yang Bikin Pemotor Mikir Dua Kali untuk Memakai, Bahannya Bikin Salah Fokus
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil