Suara.com - Indonesia memperkenalkan bus shalawat, kendaraan untuk layani jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Bus shalawat yang disediakan untuk sarana transportasi jamaah haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi dilengkapi dengan stiker dan kartu penanda bus agar jamaah tidak tersesat dan tidak salah naik kendaraan.
Bus shalawat akan melayani jamaah non stop selama 24 jam dari hotel ke Masjidil Haram. Bus-bus tersebut akan dilengkapi stiker sebagai penanda rute dan sektor layanan.
Terdapat lima sektor yang ditempati jamaah Indonesia yaitu Mahbas Jin, Syisyah, Raudah, Jarwal dan Misfalah. Para jamaah dari 13 embarkasi akan ditempatkan di masing-masing sektor tersebut.
Stiker akan ditempel di setiap bus, sementara kartu diberikan masing-masing kepada jamaah. Stiker atau kartu berwarna putih untuk rute Mahbas Jin-Bab Ali ditandai dengan angka 1, warna biru rute Syisyah-Syieb Amir dengan angka 2, warna hijau rute Raudah-Syieb Amir ditandai angka 3, hitam untuk rute Jarwal-Syieb Amir angka 4 dan warna coklat untuk rute Misfalah-Jiad angka 5.
"Bus shalawat akan dilengkapi stiker dengan warna, angka dan tulisan," kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama Subhan Cholid melalui daring di Jakarta, Rabu.
"Bagi yang tidak bisa membaca, bisa ditandai angkanya atau warna. Kita sudah betul-betul mengkaji ini," katanya.
Bus shalawat akan beroperasi selama 24 jam dalam 22 hari mulai 13 Juni hingga 4 Juli 2022 dan akan berhenti beroperasi pada masa puncak haji yaitu saat Armuzna/masyair pada 5-12 Juli 2022 karena bus akan digunakan untuk angkutan jamaah ke Arafah, Muzdalifah dan Mina.
Setelah delapan hari tersebut, bus shalawat kembali memberikan pelayanan 24 jam sejak 13 Juli-4 Agustus 2022.
Untuk diketahui, akomodasi di sektor Mahbas Jin disiapkan untuk jamaah dari Embarkasi Surabaya (SUB) asal Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur dan Embarkasi Lombok (LOP) asal Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Doddy Katamsi Alami Pembengkakan dan Klep Jantung Bocor
Di sektor Syisyah disiapkan untuk jamaah dari Embarkasi Batam (BTH) yang berasal Riau, Kepulauan Riau,Kalimantan Barat dan Jambi) serta jamaah dari embarkasi Ujung Pandang (UPG) jamaah asal Sulsel, Sulbar, Sultra, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.
Sementara akomodasi di sektor Raudah untuk jamaah Embarkasi Aceh (BTJ) asal Aceh, Embarkasi Jakarta (JKG) asal Lampung, Banten dan DKI Jakarta.
Raudah juga akan ditempati jamaah dari Embarkasi Palembang (PLM) asal Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, serta jamaah asal Sumatera Utara lewat Embarkasi Medan (KNO).
Sedangkan sektor Jarwal akan ditempati jamaah Embakasi Solo (SOC) asal Jawa Tengah, Embarkasi Padang (PDG) asal Sumatera Barat dan Bengkulu serta Embarkasi Banjarmasin (BDJ) asal Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan juga jamaah dari Embarkasi Balikpapan (BPN) asal Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
Sektor Misfalah untuk Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) bagi jamaah asal Jawa Barat. (Antara)
Berita Terkait
-
Naturalisasi Disetop Sementara, Erick Thohir Pilih Timnas Indonesia Tampil Apa Adanya
-
Pascal Struijk Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?
-
Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Siapkan TC Khusus
-
PSSI Stop Naturalisasi, Bagaimana Nasib Luke Vickery?
-
Diselingkuhi Suami Dua Kali, Yulia Baltschun: Lebih Sakit Dibanding Kehilangan Anak
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika