Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat, Benny K Harman diduga melakukan penganiayaan terhadap karyawan restoran pada Selasa (24/5/2022).
Benny diduga menampar manajer operasional sebuah restoran di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTB).
Video penganiayaan yang dilakkan oleh Benny beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Twitter @murtadhaone1.
"Ini beneran om @BennyHarmanID anggota @DPR_RI dari fraksi @pdemokrat? Anggota dewan yg terhormat kok brutal gitu?" tulis akun tersebut.
Pada video tersebut Benny terlihat marah-marah pada manajer operasional restoran.
Tak hanya marah-marah, ia kemudian menampar karyawan tersebut berkali-kali di wajah.
Kronologi
Benny K Harman yang menganakan baju biru mendatangi restoran dan menempati sebuah meja.
Ia kemudian diminta oleh manajer operasional, yakni Ricardoo Juandawan untuk pindah meja lain karena meja tersebut telah dipesan.
Baca Juga: Viral Cekcok Juru Parkir vs Pengendara di Pekanbaru, Sudah Izin tapi Mobil Ditendang
Tak terima diminta pindah, Benny lantas marah kepada manajer operasional tersebut.
Usai aksi marah-marah Benny, Ricardo menuju ruangan manajer untuk melapor.
Namun ia dikejar oleh Benny kemudian ditampar beberapa kali. Selain ditampar Ricardo juga dimaki oleh Benny perkara diminta pindah meja.
Atas dugaan penganiayaan tersebut, Ricardo melaporkan aksi Benny ke kepolisian.
Saat berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari Benny maupun Partai Demokrat.
Benny K Harman Tepis Tudingan Menganiaya Manajer Restoran di Labuan Bajo
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel
-
Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani
-
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
-
Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan