Suara.com - Rara Istiati Wulandari, pawang hujan yang viral seusai beraksi di MotoGP Mandalika 2022 kembali mendapatkan sorotan publik. Kali ini, ia banjir kecaman karena mengunggah konten "meramal" anak Ridwan Kamil yang dikabarkan hilang di Sungai Aare, Swiss.
Diketahui, putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dikabarkan hilang karena terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022). Hingga kini, polisi hingga Tim SAR Swiss masih berupaya mencari Eril, panggilan anak Gubernur Jawa Barat tersebut.
Di tengah situasi itu, Rara si pawang hujan justru membuat konten "meramal" mengenai anak Ridwan Kamil, dan mengunggahnya di Instagramnya. Sontak, aksinya itu langsung memicu kemarahan dan kecaman dari warganet, karena dinilai tidak memiliki empati.
Rupanya bukan kali ini saja, Rara juga beberapa kali sempat menuai beragam kontroversi lainnya. Berikut kontroversi sosok yang kerap dipanggil Mbak Rara ini:
1. Pawang Hujan MotoGP Mandalika 2022
Kontroversi pertama dari Rara ini adalah saat dirinya menjadi pawang hujan dalam ajang MotoGP di Mandalika. Aksinya menghalau air hujan ini menerima pro dan kontra dari berbagai kalangan.
Sebagian orang menghargai aksi Rara sebab termasuk dalam keragaman budaya. Sementara yang lainnya menganggap Indonesia sulit maju di era teknologi karena hal ini.
2. Dibayar Mahal
Pernyataan kontroversial Rara selanjutnya adalah soal bayaran yang diterimanya. Beredar kabar jika dirinya dibayar ratusan juta, namun Rara mengaku hanya dibayar Rp5 juta satu hari saat MotoGP Mandalika. Adapun bayaran termahal mencapai Rp50 juta saat konser Guns N Roses tahun 2018.
Baca Juga: Update Terbaru Pencarian Anak Ridwan Kamil, Terkendala Kondisi Sungai Aare
3. Bantah Pernyataan dari BMKG
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan hujan yang berhenti di MotoGP Mandalika bukan karena faktor pawang. Menurut BMKG, hujan kala itu reda karena memang sudah waktunya berhenti.
"Aku soal pernyataan itu (BMKG) sangat bersyukur sekali hujan memang sudah saatnya berhenti. Karena memang kalau jawaban Rara adalah itu berkah dari doa,” kata Rara.
4. Sebut Langit AC
Menurut Rara, langit diibaratkan sebagai AC yang mempunyai remote kontrol sebagai pengendali, apakah hujan akan diturunkan atau tidak.
"Pawang hujan itu meditasi di alam semesta. Dia menjadi WiFi energi bagi siapa saja yang berharap event berjalan bagus. Password-nya adalah kasih sayang,” ujar Rara.
Tag
Berita Terkait
-
Update Terbaru Pencarian Anak Ridwan Kamil, Terkendala Kondisi Sungai Aare
-
Emmeril Khan Mumtadz Terbawa Arus Sungai di Swiss, Bima Arya Ajak Wali Kota se-Indonesia Doakan Keluarga Ridwan Kamil
-
Media Swiss Kabarkan Hilangnya Putra Gubernur Jawa Barat di Sungai Aare
-
Rara Trending Topic, Banjir Kecaman Warganet Usai Konten 'Ramal' Anak Ridwan Kamil
-
Ramal Anak Ridwan Kamil, Rara Si Pawang Hujan Dihujat Netizen: Nir Empati
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju