Suara.com - Presiden Senegal Macky Sall memecat menteri kesehatannya, Abdoulaye Diouf Sarr, pada Kamis pekan lalu menyusul kebakaran rumah sakit yang menewaskan 11 bayi baru lahir.
Dalam keputusan presiden yang dibacakan di televisi publik, Sall menunjuk Marie Khemesse Ngom Ndiaye sebagai menteri kesehatan yang baru.
Ndiaye sebelumnya menjabat sebagai direktur jenderal kesehatan masyarakat.
Sebelas bayi yang baru lahir meninggal dalam kebakaran di Rumah Sakit Mame Abdou Aziz Sy Dabakh di kota barat Tivaouane pada Rabu.
Peristiwa ini telah memicu kemarahan publik dimana warga menyalahkan kelalaian.
Sarr, yang berada di Jenewa untuk menghadiri pertemuan tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), harus mempersingkat kunjungannya setelah insiden itu.
Sekembalinya ke Senegal, dia mengunjungi departemen neonatologi rumah sakit untuk menanyakan kematian bayi yang baru lahir.
Jaksa penuntut umum mengatakan pada Kamis bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kebakaran.
Dia mengatakan kepada wartawan keadilan akan ditegakkan dengan menyeret semua pihak yang bertanggung jawab. (Sumber: Anadolu)
Baca Juga: Bayi Diduga Dibuang Orang Tua, Ditemukan Warga Dalam Kantong Kresek, Kondisinya Mengenaskan
Berita Terkait
-
Agar Lebih Tepat Sasaran, Ini Tips Kasih Kado Untuk Teman yang Baru Punya Bayi
-
Sumsel Sepekan: Pelajar Tewas Mengenaskan di Tugu Tentara Pelajar Palembang hingga 4 Berita Lainnya
-
Detik-Detik Pemilik Bengkel di Malang Nekat Masuk Bengkelnya Hingga Terkena Luka Bakar
-
Bayi Diduga Dibuang Orang Tua, Ditemukan Warga Dalam Kantong Kresek, Kondisinya Mengenaskan
-
Interview: Kebahagiaan Anisa Rahma Hamil Anak Pertama Usai Penantian Panjang
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi