Suara.com - Fotogtafer dalam sebuah pernihakan memang menjadi hal yang penting.
Bagaimana tidak, para fotografer ini diharapkan bisa mengabadikan momen istimewa seumur hidup.
Bahkan seorang perempuan ada yang mati-matian membatalkan pernikahan hanya karena pasangannya lupa memesan jasa fotografer untuk hari besar mereka.
Melansir dari OhBulan!, pengantin perempuan yang merupakan putri seorang petani di sebuah desa di Mangalpur, Kanpur Dehat, India, telah ditetapkan untuk menikahi pasangannya yang berasal dari Bhognipur.
Semua persiapan telah dilakukan dan mimbar juga telah didekorasi dengan indah untuk acara tersebut.
Namun, pada hari pernikahan, pengantin perempuan menyadari tidak adanya seorang fotografer untuk mengabadikan momen indahnya.
Mengetahui tak ada fotografer, kemudian mempelai perempuan menolak untuk ikut upacara pernikahan.
Perempuan itu meninggalkan pelaminan dan pergi ke rumah tetangganya.
Meski dibujuk oleh anggota keluarga, pengantin perempuan bersikeras ingin membatalkan pernikahannya karena baginya, pengantin pria tidak cukup peduli.
Baca Juga: Bocah Ini Tak Bisa Membuka Mata Gegara Dilumuri Cabai Oleh Ibu Temannya
"Seorang pria yang tidak peduli dengan pernikahan kita hari ini, bagaimana dia akan menjagaku di masa depan?" ungkap si perempuan.
Akibat masalah foto, keluarga akhirnya sepakat untuk membatalkan pernikahan.
Kedua belah pihak sepakat untuk mengembalikan uang tunai dan barang berharga yang dipakai untuk pernikahan.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Cair Minggu Ketiga April 2026, Dijamin Lebih Tepat Sasaran
-
Polemik Ceramah JK di UGM, GAMKI Ancam Lapor ke Polisi karena Dinilai Singgung Umat Kristen
-
Menteri Dody: Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya Garapan Waskita Karya Progressnya Baik
-
Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan
-
Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!
-
Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?
-
Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April
-
Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS
-
Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado