Suara.com - Anak di bawah umur yang menjadi korban penjambretan di Jalan Gading Raya, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur, ternyata sempat mengejar dua pelaku yang mengendarai sepeda motor usai telepon genggamnya dirampas.
Hal itu diungkapkan oleh Pia (37), tetangga korban. Dia mengaku saat kejadian melihat korban menangis sambil mengejar pelaku. Namun, Pia tidak menyadari tetangganya yang duduk di kelas tiga sekolah dasar tersebut menjadi korban jambret.
"Dia teriak sambil nangis, cuma enggak teriak kalau handphone-nya diambil oleh motor yang mengenakan jaket ojek online. Kalau dia teriak maling pastikan orang pada ngeh, pasti dibantu kejar," kata Pia saat ditemui Suara.com di lokasi, Jumat (3/6/2022).
Korban bahkan mengejar pelaku sampai ujung gang yang berjarak sekitar 80 meter. Kata Pia, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB pada Selasa (31/5/2022) lalu, ketika keadaan lingkungan tempat tinggalnya sepi.
"Emang sepi benar, kejadian jam tigaan, habis hujan," kata dia.
Usai korban gagal mengejar pelaku, dia tidak langsung bercerita telepon genggamnya di rampas.
"Dia nangis, diam saja, karena takut mungkin ya. Akhirnya baru dia cerita," ujar Pia.
Viral di Media Sosial
Kejadian bocah yang menjadi korban penjambretan viral di media sosial, setelah video saat kejadian diunggah akun @kabar.jaktim.
Baca Juga: Driver Ojol Super Kreatif Modifikasi Motor Jadi Sespan, Penampakannya Tuai Pujian
Dalam video, tampak bocah laki-laki sedang bermain ponsel genggam di sebuah gang yang berdekatan dengan rumah-rumah penduduk. Pada saat bersamaan, melintas dua orang menggunakan sepeda motor matic.Bahkan, sang pengemudi motor menggunakan jaket ojek online.
Tidak lama berselang, sang bocah tampak mengejar motor tersebut lantaran ponsel genggamnya diambil oleh dua orang yang berada di sepeda motor matic tersebut.
Dalam narasi unggahan akun @kabar.jaktim, disebutkan kejadian berlangsung di Jalan Gading Raya, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur yang lokasinya tak jauh dari SMPN 44. Adapun kejadian terjadi pada Selasa (31/5/2022).
Dari kamera pengawas CCTV, pelaku tampak menggunakan jaket ojek online. Tidak hanya itu nomor polisi kendaraan itu juga tertangkap kamera, yakni B 5455 TIY.
Berita Terkait
-
Driver Ojol Meninggal Dunia Diduga Karena Kelelahan, Publik Pertanyakan Jam Kerja
-
Viral Jambret Berjaket Ojol Incar Bocah di Pulogadung, Polisi: Pelaku Balik Arah, yang Dibonceng Ambil HP Korban
-
Driver Ojol Super Kreatif Modifikasi Motor Jadi Sespan, Penampakannya Tuai Pujian
-
Viral Aksi Jambret Berjaket Ojol di Pulogadung, Rampas HP Milik Bocah saat Main di Gang
-
Dua Orang Bocah Hanyut di Sungai Pesisir Selatan, Satu Meninggal dan Satunya Lagi Masih Dicari
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya