Suara.com - Kanal YouTube Lingkarnews bagikan video hoaks terkait penemuan putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss pada 26 Mei 2022 lalu.
Kanal YouTube ini membagikan beberapa video dengan judul dan juga tumbnail yang mengandung informasi bohong ataupun hoaks.
Hal tersebut diketahui melalui unggahan akun Instagram @insta.nyinyir pada Minggu (05/06/22).
Akun Instagram ini mengunggah bukti video hoaks yang buat oleh kanal YouTube tersebut.
Ada satu video yang disorot, yaitu video berjudul Tangis Sesal Teh Lia Tak Dampingi Tim SAR saat Temukan Eril Kamil di Kedalaman Sungai Aare.
Video tersebut diunggah akun YouTube Lingkarnews pada 3 Juni 2022 lalu. Videonya telah ditayangkan sebanyak 78 ribu kali dan mendapatkan sejumlah 1.1 ribu suka.
Jelas saja video ini mengandung informasi bohong, karena pada 3 Juni 2022, keluarga besar dari Ridwan Kamil melakukan konferensi pers terkait penyampaian keyakinan dan juga keikhlasan keluarga besar bahwa Eril telah wafat dan berpulang ke rahmatullah akibat tenggelam.
Unggahan akun Instagram ini pun langsung ramai oleh respons warganet. Banyak warganet yang mengecam adanya video hoaks tersebut.
"Jahat banget," ungkap warganet.
Baca Juga: Sambil Gendong Anak Bungsu, Ridwan Kamil Ngantor Lagi di Tengah Duka
"Banned aja bisa nggak sih?" tanya warganet.
"Hoaks? Kok tega ya?" terang warganet.
"Astaga. Kok jahat sih. Orang masih berduka, masih bisa-bisanya buat hoaks. Nggak jelas banget," tambah warganet.
Ada pula warganet yang mengira bahwa video tersebut benar.
"Kirain beneran udah ketemu. Pas dibaca ulang bikin nyesek," ungkap warganet.
"Aku baru bersyukur banget pas lihat unggahannya. Tapi pas diteliti ternyata hoaks. Ya Allah," kata warganet.
Berita Terkait
-
Sambil Gendong Anak Bungsu, Ridwan Kamil Ngantor Lagi di Tengah Duka
-
Viral Video Bungkus Mainan Formula E Bersampul Wajah Anies Baswedan, Panitia Buka Suara
-
Viral di IG Sekelompok Pria Buang Motor ke Sungai, Warganet: RX King Mahal
-
Ratusan Carik Kertas Doa untuk Emmeril Kahn Mumtadz Menempel di Dinding Gedung Pakuan
-
Viral! Tak Ada Mushola di Mal, Perempuan di Inggris Terpaksa Salat di Kamar Pas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara