Suara.com - Nama Joko Suranto, sosok pengusaha yang menyandang gelar Crazy Rich Grobogan masuk ke dalam daftar sponsor Formula E Jakarta 2022.
Bagi Joko, ajang Formula E membawa nama Indonesia sehingga dirinya tergerak untuk memberikan sponsor untuk ajang balap mobil listrik tersebut.
"Dari saya pribadi, saya melihatnya ajang Jakarta E-prix ini membawa nama Indonesia di kancah internasional. Makanya patut saya support," ungkap Joko saat ditemui sebelum acara Formula E, Sabtu (4/6/2022).
Lantas, apa alasan pengusaha asal Jawa Tengah tersebut jadi sponsor Formula E?
Simak jawabannya pada daftar fakta berikut.
1. Kepedulian terhadap lingkungan jadi alasan
Salah satu alasan Joko mengajukan diri sebagai sponsor adalah kepeduliannya terhadap lingkungan sebagai seorang pengusaha.
Bagi Joko, Formula E menunjukkan kehebatan mobil berbahan bakar listrik yang tak kalah dengan mobil berbahan bakar fosil. Sehingga, ajang tersebut jadi wadah untuk menyuarakan kesadaran terhadap lingkungan.
“Sebagai pengusaha di bidang properti dan infrastruktur, kami juga punya concern dalam hal lingkungan. Karenanya kita lihat bahwa Formula E itu profilnya menjaga lingkungan, karenanya kita support," ujar pria yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia tersebut.
Baca Juga: CEK FAKTA: Formula E Jakarta Masuk Rekor Dunia Jadi Ajang Lomba Paling Sepi Penonton, Benarkah?
2. Formula E adalah ajang demi masa depan
Joko juga menilai bahwa Formula E membawa pesan untuk masa depan. Ia yakin bahwa tenaga listrik dapat menjadi alternatif di tengah menurunnya kesediaan bahan bakar fosil.
4. Joko berprofesi menjadi pengusaha properti
Adapun Joko yang menjadi sponsor Formula E tersebut memiliki sumber kekayaan dari usaha properti di Jakarta. Namun, Joko kini berdomisili di Bandung bersama keluarganya.
Joko juga menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia atau DPD REI Jawa Barat.
5. Pernah bangun jalan di desa pakai dana pribadi
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Formula E Jakarta Masuk Rekor Dunia Jadi Ajang Lomba Paling Sepi Penonton, Benarkah?
-
Pertamina RD Dukung Zero Emission di Formula E Jakarta 2022 Lewat Genset Berteknologi Ramah Lingkungan
-
Unggah Foto Kehadiran Tokoh Politik Lintas Partai di Sirkuit, Anies: Formula E Jadi Pemersatu
-
Shandy Purnamasari Selalu Salah di Mata Nikita Mirzani, Kini Disentil Gegara Nonton Formula E
-
3 Cuitan Kontroversial Ernest Prakasa, Terbaru Singgung Formula E Sampai Harus Dihapus
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang
-
Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan
-
Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama
-
Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik
-
Gubsu Bobby Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Sumut Catat Surplus Rp521,494 M