Suara.com - Sebuah unggahan di Facebook mengklaim bahwa ajang Formula E di Jakarta jadi pegalaran paling sepi penonton.
Klaim tersebut diiunggah oleh akun Facebook dengan nama Nok Aline Be.
Pada unggahan akun tersebut, ia menyatakan bahwa Formula E Jakarta masuk rekor dunia karena jadi ajang lomba paling sepi penonton.
Berikut narasinya:
“FORMULA E JAKARTA MASUK REKOR DUNIA SEBAGAI AJANG LOMBA PALING SEPI DARI PENONTON”
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Menurut penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, klaim bahwa Formula E sepi penonton adalah salah.
Menurut laporan, menjelang sesi balapan dimulai tribun penonton Formula E Jakarta penuh pada Sabtu (4/6) pukul 15.04 WIB.
Setidaknya pada beberapa lokasi, seperti tempat duduk tribun 2A, 2B, 2C, 2D, 2E, 2F, 2G, dan 2H sudah terisi pengunjung per 14.30 WIB atau sekitar 30 menit jelang balapan.
Selain itu, menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menyebutkan bahwa tercatat belasan ribu orang penonton Formula E berangkat dari JIExpo.
Tak hanya itu, parkir yang tersedia juga bahkan hampir penuh.
“Catatan terakhir sampai dengan saat ini di parkir barat sendiri tercatat sudah kurang lebih 19.000 penonton yang berangkat menuju venue atau lokasi pelaksanaan balapan,” tutur Komarudin.
Kesimpulan
Melalui penjelasan di atas, maka klaim bahwa Formula E dapat rekor karena sepi penonton adalah salah.
Informasi adalah hoaks dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Pertamina RD Dukung Zero Emission di Formula E Jakarta 2022 Lewat Genset Berteknologi Ramah Lingkungan
-
Unggah Foto Kehadiran Tokoh Politik Lintas Partai di Sirkuit, Anies: Formula E Jadi Pemersatu
-
Shandy Purnamasari Selalu Salah di Mata Nikita Mirzani, Kini Disentil Gegara Nonton Formula E
-
3 Cuitan Kontroversial Ernest Prakasa, Terbaru Singgung Formula E Sampai Harus Dihapus
-
Heboh Hot Wheels Miniatur Formula E Bergambar Wajah Anies Baswedan di Medsos, Panitia Formula E Jakarta: Hoaks
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang