Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan akan menutup sementara Kafe Wow, Jalan Warung Jati Timur, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Hal itu buntut adanya video viral yang menunjukkan dugaan asusila pasangan sesama jenis bermesraan di kafe tersebut.
Informasi itu disampaikan oleh Camat Pancoran, Rizki Adhari melalui sambungan telepon, Senin (6/6/2022) sore. Hanya saja, dia belum mengetahui secara pasti kapan hal tersebut akan dilakukan.
"Tadi informasi dari Kasatpol PP Kota Jakarta Selatan, diadakan penutupan operasional (kafe) sementara," kata Rizki.
Rizki menambahkan, Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan juga akan melakukan pembinaan terhadap Kafe Wow. Pembinaan itu berkaitan dengan sosialisasi kepada para pengunjung.
"Untuk kafenya dilakukan pembinaan dari Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jaksel. Terus juga ada dibuat sosialisasi dari pihak managemen agar melakukan imbauan ke pengunjung untuktidak melakukan asusila, narkoba juga."
Viral
Kafe Wow Kalibata, Jaksel kembali menjadi sorotan setelah pasangan LGBT tepergok berbuat asusila di kafe itu. Kejadian itu viral di media sosial selah diunggah oleh akun Instagram, @jktnewss.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah anak muda berjenis kelamin laki-laki sedang bermesraan di sudut kafe tersebut. Setelah ditelusuri, kejadian itu terjadi di Kafe Wow yang berlokasi di Jalan Warung Jati Timur Raya, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
Dari video itu juga, tampak dua pasangan laki-laki sedang berpangkuan dan berpelukan. Hal itu mereka tunjukkan di ruang publik.
Pernah Digeruduk Warga
Kafe Wow sebelumnya sempat viral setelah digeruduk warga karena diduga menjadi tempat pesta komunitas LGBT. Namun, tudingan menjadi lokasi pesta kaum LGBT terkait video viral aksi sejumlah laki-laki yang berjoget itu dibantah pegawai kafe tersebut.
Sekuriti Kafe Wow, Ismail awalnya bercerita dirinya saat itu sedang bertugas ketika ada aksi joget para pria pada Sabtu (4/12/2021) malam yang diklaim merupakan tamu kafe. Menurutnya, aksi berjoget yang dilakukan para pria itu terjadi secara spontan untuk kepentingan konten TikTok.
"Itu aksi spontanitas mereka, yang terekam juga kan hanya beberapa detik. Karena saat ramai itu, kami langsung redam," kata dia saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa (7/12/2021).
Ismail pun mengaku mustahil pihak kafe mengadakan pesta gay seperti yang dinarasikan dalam video yang beredar di dunia maya. Sebab, dia mengklaim kafe Wow pun tidak menjual minuman keras atau miras
Berita Terkait
-
Viral Pasangan LGBT Mesra-mesraan di Kafe Wow, Camat Pancoran: Para Pelaku di Video Sudah Ada di Polsek
-
Jika Terbukti Gelar Pesta Gay, Wagub DKI Tegaskan Kafe Wow Bakal Disanksi
-
Bantah Aksi Pria Goyang Bareng karena Pesta Gay, Sekuriti Kafe Wow: Di Sini Banyak Ulama
-
Bukan Pesta Gay, Bhabinkamtibmas: Aksi Pria Joget Bareng di Kafe Wow Bikin Konten TikTok
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun