Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara (Sulut) melaporkan layanan vaksinasi Covid-19 yang terus digalakkan hingga saat ini telah mencapai jutaan dosis. Meski begitu, BIN Daerah Sulut terus mengintensifkan layanan vaksinasi di seluruh kabupaten/ kota untuk menuntaskan dosis primer dan segera menaikkan capaian dosis booster.
Kabinda Sulut Laksamana Pertama TNI Adriansyah mengatakan pelayanan vaksinasi harus terus digencarkan agar kualitas kekebalan tubuh masyarakat semakin baik dan masa aktifnya terus berlanjut demi mengawal pandemi hingga nanti bertransisi menjadi endemi.
Upaya percepatan vaksinasi dilaksanakan bersama stakeholder dan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat sehingga capaian vaksinasi di setiap wilayah terus meningkat.
“Potensi penyebaran Covid-19 dan variannya harus tetap diwaspadai walaupun situasi pandemi saat ini melandai. Untuk menghadapi dan memutus penyebarannya maka BIN Daerah Sulut dan Dinkes Kabupaten/ kota terus melaksanakan pelayanan vaksinasi, dan prioritas kita saat ini adalah dosis booster,” kata Adriansyah di Manado, Rabu (8/6/2022).
Kabinda Sulut itu merincikan capaian untuk dosis satu yang telah disuntikkan masyarakat di Sulut menyentuh 1.876.000 (90,16 persen), untuk dosis dua mencapai 1.397.531 orang (67,17 persen). Sedangkan untuk dosis boosteer 305.420 orang (14,68 persen).
“Berbagai metode kita upayakan untuk mencapai target vaksinasi nasional. Mulai dari menggelar vaksinasi di tempat yang mudah di jangkau masyarakat, hingga jemput bola warga ke lokasi 4 T (terjauh, terdalam, terpencil, dan terluar). Dengan begitu, secara otomatis vaksinasi dosis primer dan booster dapat tersebar merata hingga ke seluruh wilayah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Adriansyah mengimbau masyarakat agar jangan lengah dalam menghadapi pandemi Covid-19, tuntaskan tahapan vaksinasi serta tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam aktifitas keseharian.
“Kepada masyarakat agar jangan lengah dalam menghadapi pandemi Covid-19, tuntaskan tahapan vaksinasi serta tetap melaksanakan protokol kesehatan,” pungkas Adriansyah.
Baca Juga: Kabar Baik, Sudah 167 Juta Penduduk Indonesia Disuntik Vaksin Covid-19 Lengkap
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Ahli Meringankan Roy Suryo dkk: Salinan Ijazah Jokowi Sama dengan Sampel Riset RRT
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya