Suara.com - Kereta Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta sempat mengalami gangguan pada Kamis (9/6/20222) pukul 08.17 pagi, penumpukan di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan pun tidak terhindarkan.
Hal ini dikatakan oleh Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendi Alhial yang menyebut masalah diduga disebabkan oleh gangguan teknis daya atau power.
"Telah terjadi keterlambatan perjalanan kereta yang berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diduga disebabkan oleh gangguan teknis daya," kata Rendi saat dikonfirmasi, Kamis (9/6/2022).
Pihaknya pun melakukan perbaikan dan perjalanan MRT kembali normal. Namun, akhirnya kejadian sama malah terjadi lagi dan jadwal perjalanan sempat terganggu.
"Sehingga tim teknisi MRT Jakarta sedang melakukan investigasi secara menyeluruh dan penanganan terhadap kondisi ini dan memastikan agar operasional tetap berjalan normal," jelasnya.
Mewakili MRT, Rendi menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna. Ia berharap dengan perbaikan maka kejadian serupa tidak akan terulang lagi.
"Perkembangan mengenai investigasi penyebab gangguan dan dampak lanjutan yang ditimbulkan akan disampaikan lebih lanjut, terima kasih," pungkas Rendi.
Berita Terkait
-
Catat! Mulai Besok Jam Operasional MRT Jakarta Ditambah hingga Pukul 23.00 WIB
-
Tarif Integrasi TransJakarta, MRT dan LRT Bakal Kembali Dibahas Minggu Depan
-
Temui Mendag Internasional Inggris, Anies Jajaki Kerjasama Bangun MRT Jakarta
-
Berkah Lebaran, MRT Jakarta Catat Penumpang Tertinggi Sejak Era Pandemi Covid-19
-
Jumlah Pengguna MRT Selama Libur Lebaran Naik 181 Persen Dibandingkan Tahun Sebelumnya
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun
-
Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?
-
Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok