Suara.com - Ahmad Supardi resmi ditetapkan sebagai Koordinator Pusat BEM Nusantara 2022-2023, setelah terpilih secara musyawarah dan mufakat dalam Temu Nasional XIII, di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Ahmad Supardi atau Ardy mengatakan, terdapat lima poin penting yang menjadi cita-cita BEM Nusantara. Antara lain, akan selalu berpegang teguh terhadap pancasila dan UUD 1945.
Kemudian, akan terus mengawal jalannya pemerintahan dengan menasionalkan isu lokal dan melokalkan isu nasional. Senantiasa mengupayakan kesolidan dan kesatuan BEM Nusantara.
“Kami juga akan membuka ruang sinergitas dengan sipil society, corporation and goverment dalam rangka bergerak maju membangun Indonesia Jaya,” ujar Ardy, di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, ditulis Jumat (10/6/2022).
Presiden Mahasiswa STMIK Jayakarta ini menyebut, BEM Nusantara akan terus menjaga keutuhan NKRI dari serangan paham radikalisme, intolerasi, dan paham lainnya yang merusak kesatuan dan persatuan.
“InshaAllah kami akan terus menjaga keutuhan NKRI ini. Kami akan mendorong persatuan dan kesatuan bangsa,” tambahnya.
“Saya yakin dan percaya bahwa kelak kita akan menjadi pemimpin di masa datang. Jangan pernah kita tanam apa pun, selain cinta dan perjuangan,” tutupnya.
Adapun sebelumnya, BEM Nusantara memiliki beberapa calon kandidat Koordinator Pusat antara lain, Syaidurrahman Al Huzaifi dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jimmy Saputra dari Universitas Lancang Kuning Riau, dan Reja Anggara dari UIN Raden Fatah Palembang Sumsel.
Baca Juga: BEM Nusantara Gelar Temu Nasional Ke-XIII, Siapkan Calon Pemimpin Bangsa Berlandaskan Pancasila
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok