Suara.com - BEM Nusantara menggelar kegiatan temu nasional ke-XIII, di Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari ratusan universitas di Indonesia.
Kegiatan ini memiliki tema BEM Nusantara Sebagai Inkubasi Pemimpin Bangsa yang Ideal Berlandaskan Nilai Pancasila Guna Menjawab Tantangan Era Society 5.0.
Pembicara dalam kegiatan ini selaku Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi menuturkan, mahasiswa harus menjadi pilar utama dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Dia berharap, BEM Nusantara bisa melahirkan pemimpin-pemimpin muda.
“Maka dari sekarang mari kita tanamkan dalam benak kecintaan terhadap NKRI dan Pancasila. Sebab, itu merupakan kunci untuk terus mempertahankan kesatuan dan persatuan Indonesia,” ujar Yudian Wahyudi, di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, ditulis Selasa (7/6/2022).
Sementara itu, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Ahmad Dofiri menyebut para mahasiswa harus bisa menjadi generasi penerus bangsa. Karena mahasiswa yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa Indonesia.
“Saat ini penyebaran paham ideologi semakin masif melalui internet dan sosial media. Sudah tepat bahwa BEM Nusantara mengangkat tema kepemimpinan yang didasari nilai luhur pancasila,” kata Ahmad Dofiri.
Ketua BEM Nusantara, Dimas Prayoga mengatakan, pada era society 5.0 BEM Nusantara sebagai wadah dan wahana berproses kader-kader terbaik bangsa, mencoba menyiapkan calon pemimpin bangsa di masa mendatang.
“Sebab di masa ini, sudah mulai mengalami krisis kader pemimpin yang benar. Maka kami mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang mampu membawa negara ini maju dan mensejahterakan rakyatnya,” tutur Dimas.
Baca Juga: Temu Nasional ke-13, BEM Nusantara Ajak Mahasiswa Bersatu
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel