Suara.com - Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi memburu pelaku percobaan pencurian bersenjata api yang melancarkan aksinya di Jalan Raya Industri, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (10/6) malam.
"Kami telah mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) dan memeriksa beberapa saksi. Meski korban belum membuat laporan, polisi akan tetap memburu pelaku yang berjumlah dua orang tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Ajun Komisaris Besar Aris Timang di Cikarang, Sabtu (11/6/2022) petang.
Dia menjelaskan aksi kedua pelaku terbilang nekat karena salah satu pelaku dengan sengaja melepaskan tembakan ke arah korban setelah perbuatannya diketahui korban meski peluru yang ditembakkan meleset sehingga korban tidak mengalami luka.
"Kejadiannya jam 10.30 tadi malam. Saat itu korban sedang mengunjungi toko rokok elektrik dan memarkirkan kendaraan di halaman depan toko," katanya.
Aris mengaku aksi pelaku tersebut juga terekam kamera pengawas hingga viral di media sosial. Terlihat pelaku yang dibonceng turun dari motor rekannya dan langsung menyalakan motor korban secara paksa.
Tidak sampai 10 detik, kata Aris, motor berjenis trail tersebut berhasil dinyalakan. Pelaku kemudian memindahkan helm korban dari atas motor menuju tepian halaman parkir.
Korban yang menyadari lampu dan mesin motornya menyala, langsung keluar dari toko dan meneriaki pelaku yang telah menaiki motor milik korban.
"Korban melihat sepeda motor langsung berteriak dari dalam. Untung kalau tidak cepat melihat motornya menyala lampunya, mungkin sekarang motor itu sudah hilang," ucapnya.
Pelaku langsung menjatuhkan motor dan mengeluarkan senjata api yang disimpan dibalik bajunya kemudian menembak ke arah korban yang telah bersembunyi di balik tembok.
Baca Juga: Santai Ambil Pakaian Dalam Di Jemuran, Aksi Maling Celana Dalam Terekam Kamera CCTV Di Pela Mampang
Beruntung korban tidak mengalami luka lantaran tembakan tersebut meleset. Dua pelaku itu kemudian pergi melarikan diri. "Kami sudah hubungi korban, tapi belum diangkat-angkat. Mungkin karena motornya tidak jadi diambil, makanya dia langsung pulang semalam," kata Aris. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Santai Ambil Pakaian Dalam Di Jemuran, Aksi Maling Celana Dalam Terekam Kamera CCTV Di Pela Mampang
-
Viral di Media Sosial, Pencuri Motor di Bekasi yang Tembak Korbannya Diburu Polisi
-
Viral Pencuri di Cikarang Lepaskan Tembakan ke Korban, Polisi Buru Pelaku
-
Bhayangkara FC Ingin Bermarkas di Stadion Wibawa Mukti, Pemkab Bekasi Ajukan Syarat Ini
-
Polisi Ciduk Penjual Solar Bersubsidi ke Sejumlah Proyek di Bekasi
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM