"Ternyata eh ternyata yang pesen kurir dari si toko ini," jelasnya. "Kurirnya kesini mau ambil barang yang aku order di dia kemaren itu. Status nya dibilang barang pecah. Sumpah gak ngerti woiii."
Tentu saja hal ini membuatnya bingung. Sebab seluruh permasalahan dengan toko terkait sudah tuntas, termasuk uang pembelian barang yang sampai ke customer juga sudah masuk ke kantong penjual.
"Aku bodo amat sama toko ini, cuma kasian sama kurirnya. Kayanya sih gak terima karena ku kasi bintang satu," katanya melanjutkan.
Bahkan bukan cuma satu kurir, sampai akhir ceritanya ia mengaku didatangi 10 driver ojek online yang diminta untuk menjemput barang darinya.
Dan memang benar, ketika dikonfirmasi ke online shop terkait, ternyata ia meneror demi mengarahkan pembeli supaya memberinya penilaian yang baik. Bahkan toko mengirimkan tangkapan layar instruksi memberikan nilai yang baik kepada toko tersebut.
Malah ketika dikonfirmasi lebih lanjut, toko tersebut merasa dijatuhkan nama baiknya dengan pemberian nilai yang buruk oleh pembeli tersebut.
Ternyata Banyak Pembeli dengan Pengalaman Serupa
Utas tersebut mendapat perhatian dari banyak warganet, yang ternyata memunculkan sejumlah testimoni lain dengan pengalaman serupa.
"Yaampun ini toko ternyata masih aja ya. Kirain aku doang yang apes belanja online di sini, ternyata emang kelakuannya ngirim barang ga lengkap," komentar warganet.
Baca Juga: Malu Seumur Hidup, Wanita Ini Salah Orang saat Hendak Cium Tangan Calon Mertua
"Eh iya w habis beli disini!! Dan menurut w penjualnya emang sengaja ngirim barangnya kurang, w beli 2 produk tapi yang dikirim 1 doang, untung w pas unboxing sambil divideo," kata warganet lain.
"Ehh aku juga pernah bermasalah sama toko ini!! Belanja dua produk, dikirim satu. Mana gada konfirmasi sebelumnya kalo barang kosong. Minta pengembalian dana juga lamaaa banget prosesnya," ujar warganet.
Perkembangan terkini menunjukkan akun Instagram toko sudah dikunci. Sementara beberapa warganet juga mengaku sudah memberikan penilaian untuk toko tersebut di marketplace terkait.
Untuk utas selengkapnya dapat dibaca di sini.
Berita Terkait
-
Viral! Pria Ini Kaget Temukan Tikus Menyelinap di Setang Motor
-
Puji Penampilan Sederet Pedagang Kaki Lima, Aksi Pria Ini Banjir Dukungan
-
Pegang Senpi, Perampok 2 Minimarket di Jaktim Modus Siram Bensin Ternyata Orang yang Sama, Pelaku Masih Berkeliaran
-
Dua Bocah Nonton TV di Teras Tetangga, Aksi Pemilik Rumah Tuai Pro dan Kontra Publik
-
Soimah Ditanya Soal Agamanya, Jawabannya Justru Dipuji Warganet: Mewakili Banget
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya