Suara.com - Pilpres 2024 sudah di depan mata, sejumlah Ketua Umum Partai Politik sudah mulai sibuk menyiapkan diri sebagai calon presiden (Capres) terbaik. Hasil safari politik beberapa ketua umum parpol atau tokoh-tokoh politik nasional sejauh ini sudah menghasilkan beberapa peta koalisi.
Diantaranya, koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Koalisi Semut Merah, terbaru kunjungan Ketum PKB Muhaimin Iskandar ke Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang menghasilkan jargon koalisi “Kebangkitan Indonesia Raya”. Disusul kemudian dengan Prabowo dikunjungi oleh “Putra Mahkota Presiden Jokowi”, Gibran Rakabuming dan diajak menunggang kuda.
"Hasil survei Litbang Sin Po nama Prabowo Subianto memiliki elektabilitas paling tinggi di antara capres-capres yang lain," ujar Kepala peneliti Litbang Sin Po, Syahrial Mayus dalam keterangannya, Senin (20/6/2022).
Menurut dia, Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra tersebut memiliki elektabilitas sebesar 28,1 persen. Disusul Ganjar Pranowo sebesar 19,4 persen, Anies Baswedan 14,7 persen. Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 5,9 persen, Ridwan Kamil sebesar 4,5 persen, Sandiaga S Uno sebesar 2,8 persen, Puan Maharani 2,5 persen, Muhaimin Iskandar 1,4 persen, Susi Pudjiastuti 1,3 persen, Erick Tohir 0,8 persen.
"Jika dilihat dari threshold capres 20 persen dengan jumlah parpol di DPR 9, maka pasangan capres-cawapres yang bisa muncul berkontestasi di pilpres 2024 maksimal ada 4 pasang. Pertanyaannya dari komposisi 4 pasang yang bisa terjadi ini, siapa yang paling berpeluang untuk mendapatkan tiket capres," imbuhnya.
Saat ini, dikatakan dia, setidaknya ada 10 nama calon presiden yang muncul di publik, diantaranya, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies R Baswedan, Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhoyono, Sandiaga S Uno, Puan Maharani, Erick Tohir, Airlangga Hartarto dan Susi Pudjiastuti.
"Dari 10 nama tersebut nama Prabowo Subianto memiliki peluang paling tinggi untuk bisa mendapatkan tiket capres. Karena, saat ini, Prabowo Subianto yang menjadi Ketua Umum Partai Gerindra, hanya membutuhkan satu saja teman koalisi parpol berkursi di DPR RI untuk bisa mendapatkan tiket capres, kecuali dengan PPP," ungkapnya.
Dengan pengalaman politik dan kemampuan Prabowo Subianto di kancah politik nasional, masih ujar Syahrial, pria yang saat ini menjabat sebagai menteri pertahanan ini tidak akan terlalu kesulitan untuk mencari satu teman koalisi.
"Prabowo Subianto saat ini menjadi capres yang paling memiliki peluang untuk mendapatkan tiket capres sekaligus bisa memenangi kontestasi pilpres di pemilu 2024. Saat ini, Prabowo Subianto hanya perlu menunggu siapa yang akan menjadi kompetitornya di 2024 nanti," ungkapnya.
Perlu diketahui, pengumpulan data survei dilakukan dalam rentang waktu 20 Mei 2022 – 3 Juni 2022. Dengan metode sampling: multistage random sampling dengan margin of error plus minus 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95,0 persen. Jumlah sample survei sebanyak 1.200 responden
Berita Terkait
-
Banyak Pemilih PKS Pilih Anies Baswedan Sebagai Capres 2024, PKS Ogah Buru-buru Lakukan Pengusungan
-
PKS Tak Kapok Meski Kembali Merapat Kubu Prabowo, Sohibul Iman: Kalau Baperan, Jangan Berpolitik!
-
NasDem Ogah Koalisi dengan Partai yang Enggan Dukung Anies, Ganjar atau Andika Perkasa di Pilpres 2024
-
Ajari Gibran Berkuda Prabowo Banjir Pujian, Warganet: Sosok Negarawan Sejati
-
Presiden PKS Singgung Parpol yang Sudah Berkoalisi Tapi Belum Munculkan Paslon Capres-Cawapres
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK