Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi berulang tahun ke-61 pada Selasa (21/6/2022). Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memberikan hadiah kepada Jokowi berupa aksi turun ke jalan di hari yang sama.
BEM SI akan melakukan aksi menolak Revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP). Menurut informasi yang disampaikan, mereka berkumpul di IRTI Monas pada pukul 13.00 WIB.
Setelah itu, para mahasiswa akan bergerak menuju Patung Kuda, tempat aksi dilakukan.
Melansir dari Instagram @bemsi.official, RKUHP akan segera disahkan. Namun, seiring dengan proses pengesahan tersebut, pemerintah dianggap tidak melibatkan partisipasi masyarakat. Menurut mereka, banyak cara yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengubur suara rakyat melalui pasal-pasal janggal nan brutalnya pula akan hadir kesewenangan kuasa.
"Mari tolak RKUHP bermasalah karena semua bisa terkena imbasnya. Beberapa pasal bermasalah dalam RKUHP disinyalir dapat dengan mudah digunakan oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk mengkriminalisasi masyarakat dengan mudah mengacu pada draf 2019,".
Aksi tolak RKUHP sendiri dilakukan guna mendesak pemerintah untuk mau membuka naskahnya kepada masyarakat. Mereka juga mau masyarakat dilibatkan pada pembahasan RKUHP.
"Oleh karena itu, mari kita desak pemerintah melalui aksi simbolik agar segera membuka naskah RKUHP kepada masyarakat dan merevisi beberapa pasal yang kurang penting dan merugikan masyarakat."
Jokowi Ulang Tahun
Kepala Negara bertambah usia pada Selasa (21/6/2022). Melansir dari situs presidenri.go.id, Jokowi lahir di Surakarta pada 1961 silam.
Baca Juga: Gibran Bakal Maju Pilgub DKI? Pengamat: Tergantung Lawan Politiknya Siapa
Jokowi lahir dari pasangan mendiang Widjiatno dan Sudjiatmi. Ia merupakan putra sulung dari empat bersaudara yakni Iit Sriyantini, Ida Yati, dan Titik Relawati.
Jokowi kemudian menikah dengan dengan Iriana di Surakarta pada 24 Desember 1986. Dari pernikahan itu, keduanya memiliki dua putra dan satu putri yakni Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep.
Sebelum terjun ke dunia politik, Jokowi menggeluti usaha di bidang kayu. Salah satu usaha yang dikenal ialah CV Rakabu.
Kemudian, Jokowi mencoba terjun ke dunia politik. Karirnya diawali menjadi Wali Kota Surakarta pada 2005.
Kala itu ia diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Jokowi berhasil menjadi orang nomor satu di Surakarta setelah meraih suara 36,62 persen.
Jokowi kembali terpilih untuk jabatan yang sama pada 2010. Namun, dalam dua tahun berikutnya, ia hijrah ke ibu kota untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012.
Pada saat itu, ia berhasil menjadi pemenang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI bersama wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Karir politiknya kian moncer ketika unggul dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Kala itu ia didampingi oleh Jusuf Kalla sebagai wakil presiden.
Serupa dengan kisah di Surakarta, Jokowi berhasil memperoleh dua periode sebagai presiden. Saat ini ia tengah menjalani periode keduanya sebagai presiden hingga akhir jabatannya nanti pada 2024.
Berita Terkait
-
Gibran Bakal Maju Pilgub DKI? Pengamat: Tergantung Lawan Politiknya Siapa
-
Unggah Meme Foto Stupa Borobudur Mirip Wajah Jokowi, Roy Suryo Dipolisikan
-
Buntut Meme Stupa Candi Borobudur, Roy Suryo Resmi Dilaporkan ke Polisi
-
Presiden Jokowi Perintahkan Harga Minyak Goreng Curah Jadi Rp 14 Ribu, Mendag Zulhas: Target Kita Sebulan
-
Kebijakan Presiden Jokowi Dinilai Permudah Daerah Bangun Sektor Ekonomi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor
-
DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo