Suara.com - Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi bakal memberikan hewan kurban jenis sapi seberat 1,4 ton. Hewan kurban itu akan disembelih atau dipotong di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.
Plh Asisten I dan Karo Pemkesra Setda Provinsi Bengkulu, Syarifudin mengatakan bahwa penyembelihan sapi kurban milik Jokowi tersebut akan dilaksanakan di salah satu masjid di Kabupaten Kaur.
Menurut Syarifudin, sapi itu dipastikan bebas dari penyakit Mulut dan Kuku (PMK) setelah dilakukan pemeriksaan dan verifikasi kesehatan oleh Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu.
"Sedangkan untuk sapi kurban milik Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, hingga saat ini belum dipastikan berat dan jumlahnya," ujarnya di Bengkulu, Selasa (21/6/2022).
Namun dipastikan satu ekor sapi akan disembelih di Rutan Kelas II B Bengkulu dan di Masjid Raya Baitul Izzah.
Diketahui, kasus PMK di Provinsi Bengkulu telah masuk di empat wilayah di Bengkulu dan hingga saat ini telah ratusan hewan jenis sapi terinfeksi.
Keempat wilayah tersebut yaitu Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Bengkulu dan terakhir Kabupaten Seluma.
Untuk di Kabupaten Seluma tepatnya di Kecamatan Air Periukan berdasarkan sampel yang dikirimkan ke laboratorium Balai Veteriner Provinsi Lampung dinyatakan terinfeksi PMK.
Sedangkan untuk di Kabupaten Bengkulu Selatan ada satu ekor sapi yang mengeluarkan gejala klinis terinfeksi PMK.
Untuk sampel tersebut telah dikirim untuk diperiksa, saat ini pihaknya masih menunggu hasil konfirmasi dari laboratorium untuk memastikan.
Berita Terkait
-
Puan Ngevlog saat Presiden Jokowi Bicara dengan Megawati, Pengamat: Secara Etika Politik Tak Bagus Dilihat Publik
-
Jokowi Ulang Tahun, Presiden PKS: Mudah-mudahan Semakin Bijak Memimpin Bangsa
-
Viral Video Puan Nge-Vlog, Publik Soroti Sikap Jokowi Duduk di Depan Megawati: Kayak Lagi Ngadep Guru BK
-
Presiden Jokowi Ultah ke-61, Wagub DKI: Selalu Sehat Dalam Pengabdian untuk NKRI
-
Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Jokowi, Risma: Beliau Tidak Ada Capeknya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa