Suara.com - Ribuan emak-emak di Jawa Tengah mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden 2024. Orang nomor satu di pemerintahan Jawa Tengah itu dinilai telah terbukti membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi rakyat yang dipimpinnya.
Menurut Korwil Mak Ganjar Jawa Tengah (Jateng), Pancawati, kaum Emak telah merasakan berbagai kebijakan Ganjar yang berpihak kepada rakyat kecil dan mengutamakan kepentingan masyarakat di daerah yang bermotto 'Prasetya ulah Sakti Bhakti Praja' tersebut.
"Pak Ganjar sangat familiar, disayangi Emak-emak karena supel, suka menyapa rakyat kecil dan membantu rakyat yang benar-benar tidak mampu," kata Pancawati di Gedung Graha Mustika, Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Menurut Pancawati, Ganjar merupakan pemimpin yang yang pantas didukung untuk menjadi presiden 2024. Sebab, politisi PDIP itu merupakan pemimpin yang berpengalaman karena telah menjabat anggota DPR RI dan dua periode di Jateng.
"Beliau sosok nasionalis dan agamis, cocok untuk memimpin Indonesia yang beragam," ucapnya.
Pancawati menyebutkan acara ini dihadiri sekitar 3000 orang. Mereka merupakan perwakilan dari 35 kabupaten/kota yang ada di Jateng. Pancawati menegaskan pihaknya akan bergerak untuk memenangkan Ganjar jadi presiden Indonesia.
"Kita yang ikut deklarasi sekitar 3000 orang. Kita akan bergerak membuat kegiatan agar masyarakat secara luas mendukung Pak Ganjar. Kita buktikan Pak Ganjar banyak disayang, banyak pendukungnya," tegasnya.
Dalam rangkaian deklarasi juga diadakan pembagian sembako kepada peserta deklarasi dan orang yang membutuhkan. Mereka penerima sembako nampak sumringah mendapatkan bantuan tersebut.
Selain itu, diadakan acara doorprize bagi peserta dengan berbagai macam hadiah. Mereka juga mengadakan penampilan seni dari perwakilan kabupaten/kota yang hadir dalam acara tersebut.
Baca Juga: Refly Harun Anggap Kemarahan Megawati Soekarnoputri Ditujukan untuk Jokowi dan Ganjar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?