Suara.com - Nasib nahas dialami seorang pelajar. Pasalnya pelajar berinisial Yt itu dituding sudah mencuri tabung gas LPG dan harus menghadapi penganiayaan karenanya.
Mirisnya, penganiayaan ini dilakukan ketika Yt bahkan belum terbukti melakukan pencurian tabung gas. Malah Yt dipaksa mengakui tuduhan pencurian tabung gas LPG.
Hal ini seperti terlihat di video unggahan akun Instagram @majeliskopi08. Diperkirakan ada beberapa pria dewasa yang menginterogasinya dini hari itu.
"Pelajar kelas 7 SMP warga Karangmojo Gunungkidul dicuik dan dianiaya oleh beberapa orang dewasa atas tuduhan mencuri tabung gas LPG pada Senin (20/6/2022) dini hari," tulis @majeliskopi08.
Terlihat seorang pria dewasa tega menjambak rambut Yt yang sudah terduduk lemas. Terungkap pula Yt sudah menerima sejumlah tindak penganiayaan hingga tubuhnya berdarah-darah.
"Ini mas, deketin (kameranya). Tunjukkan darahnya," kata pria yang menginterogasinya, masih sambil menjambak rambut dan tudung jaket yang dipakai Yt.
Dengan berapi-api pria itu menuduh bocah itu sudah mencuri sejumlah tabung gas LPG milik pedagang. "Aku sudah dididik intel lama sekali, gampang banget buat nyari kamu," ujar pria itu, dikutip Suara.com, Rabu (22/6/2022).
Lantaran meyakini pelajar kelas 7 itu sudah mencuri tabung gas LPG, ia kemudian meminta bocah-bocah lain di lingkungan setempat untuk membawa Yt kepadanya.
Permintaan itu pun dituruti. Yt lalu diajak temannya untuk menemani membeli bensin pasca mengikuti acara hadroh di sebuah masjid sampai pukul 00.30 WIB.
Baca Juga: Perempuan Nyesal Suntik Putih Setelah 2,5 Tahun Muncul Merah-Merah di Kulit
Namun bukan membeli bensin, Yt malah digiring ke rumah A di Padukuhan Pati, Kelurahan Genjahan dan mulai menerima berbagai tindak penganiayaan sambil diinterogasi.
"Di lokasi itu, Yt kemudian mendapat sejumlah pukulan hingga bibir dan hidungnya mengeluarkan darah. Dia dipaksa untuk mengakui jika dirinya mencuri tabung elpiji 3 kg," tutur @majeliskopi08.
Ketika Yt mengaku hanya sedang bermain di masjid pun langsung dibantah oleh pria itu. "Maling kok hadrohan, nggak usah!" serunya.
Mirisnya lagi, pria-pria dewasa yang menginterogasi Yt merekam seluruh aksi mereka dan kini videonya beredar di masyarakat. Video inilah yang belakangan dijadikan bukti orang tua Yt untuk melaporkan kasus penganiayaan yang terjadi kepada polisi.
Warganet ikut menanggapi dengan keras beredarnya video dugaan penganiayaan tersebut. Warganet menilai sekalipun Yt benar-benar terbukti mencuri pun tidak perlu sampai dianiaya seperti yang terlihat di video tersebut.
"Si anak ga tau siapa dia, jangan sampe urusan kelar dengan kekeluargaan," komentar warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Perempuan Nyesal Suntik Putih Setelah 2,5 Tahun Muncul Merah-Merah di Kulit
-
Kapok! Maling Motor Ketahuan, Lari Tunggang Langgang Ditabrak Pemilik
-
Video Viral Cobek Keluar Belatung Jika Dibakar, Koki Ini Ungkap Fakta Dibaliknya
-
Klaim Riau Bagian dari Malaysia, Mahathir Mohamad Dicaci Publik Indonesia: Jangan Macam-macam Kau, Pak Tua
-
Terpopuler: Posisi Duduk Jokowi Saat Bertemu Megawati Jadi Guyonan Publik, Peluang Gibran Maju di Pilgub 2024
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?