Suara.com - Kasus pelecehan seksual yang terjadi di dalam Kereta Api (KA) Argo Lawu jalur Solo Balapan -Gambir diungkap oleh seorang warganet di akun Twitter-nya pada Minggu (19/06/2022) lalu. Wanita yang mengaku bahwa pria yang duduk disebelahnya saat dirinya menumpangi KA Argo Lawu dari stasiun Klaten ini mencoba untuk menyentuh bagian pahanya saat keduanya duduk bersebelahan. Lantas, apa yang harus dilakukan jika mengalami pelecehan di kereta api?
Kronologi pelecehan yang viral ini bermula ketika sang wanita duduk di sebelah pria yang diketahui naik dari stasiun Yogyakarta tersebut. Di tengah perjalanan, tiba tiba pria yang tidak diketahui namanya ini mendekatkan tangannya ke tubuh sang wanita, namun sempat ditegur oleh sang wanita untuk menjauh namun diulanginya lagi. Hal tersebut membuat si wanita tersebut tidak nyaman dan merekam aksi pelecehan tersebut untuk dilaporkan ke pihak PT KAI.
Akibatnya, identitas pria tersebut berupa NIK di-blacklist seumur hidup oleh PT KAI dengan sanksi tidak diperbolehkan naik kereta api sampai kapanpun.
Lalu, apa yang harus kita lakukan jika kita melihat kejadian pelecehan atau menjadi korban pelecehan saat sedang menumpangi kereta api PT KAI? Simak berikut langkah langkah yang harus dilakukan.
1. Tetap tenang dan hindari kontak fisik
Jika kamu melihat adanya tindakan pelecehan yang terjadi, kamu tidak perlu panik. Amati gerak gerik pelaku dari jauh dan tetaplah tenang. Kamu juga tidak perlu melakukan kontak fisik untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. Jika kamu menjadi korban, segera jauhi pelaku dan jangan lupa hapalkan ciri ciri pelaku dengan jelas.
2. Segera lapor ke PT.KAI
Jika tidak memungkinkan bagimu untuk melaporkan ke petugas saat kereta api sedang melaju, segera lapor melalui DM Instagram PT KAI atau inbox KAI121. Ceritakan kronologi yang terjadi dan berikan secara jelas ciri ciri pelaku yang melakukan pelecehan tersebut.
3. Hubungi nomor kondektur yang tertera di kereta
Baca Juga: Pelecehan Seksual, Salahkan Cara Berpakaian Perempuan?
Untuk mencegah pelaku kabur, kamu juga dapat segera menghubungi kondektur yang sedang bertugas di dalam kereta melalui nomor telepon yang tertera di masing masing gerbong kereta.
4. Dokumentasikan ciri-ciri pelaku
Jika memungkinkan, kamu bisa mengambil foto atau video pelaku dari jauh agar kamu bisa menyertakan bukti kepada petugas PT KAI dan dapat diproses lebih cepat sesuai hukum yang berlaku.
Pihak PT KAI pun mengungkap bahwa seluruh jajaran PT KAI mengecam keras setiap tindakan asusila yang terjadi di dalam kereta api operasional dan akan menindak tegas setiap individu yang bertindak sebagai pelaku hingga membawa ke jalur hukum agar memberikan efek jera serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menghargai satu sama lain.
Itulah langkah-langkah yang harus dilakukan jika mengalami pelecehan di kereta api. Tetap waspada ya!
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Pelecehan Seksual, Salahkan Cara Berpakaian Perempuan?
-
Heboh Toyota Avanza Terseret Kencang Kereta Api hingga Tak Berdaya, 1 Orang Dikabarkan Tewas
-
Viral Kasus Pelecehan di Dalam Kereta, Erick Thohir Desak Lanjutkan ke Proses Hukum
-
Sejumlah Titik Jalur KAI di Kota Malang Bakal Disterilisasi, Ratusan KK Bakal Disapu Bersih
-
Video Detik-detik Minibus Terseret Kereta Api di Bekasi Bikin Publik Bergidik: Innalillahi, Ngeri Banget
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli