Pertempuran di kota Sievierodonetsk –garis depan di wilayah timur di mana ratusan warga sipil terperangkap di sebuah pabrik kimia– diwarnai saling klaim antara Ukraina dan Rusia sebagai penguasa kota itu.
Gubernur wilayah Luhansk Serhiy Gaidai mengatakan pada Rabu malam bahwa pasukan Rusia terus menambah tentara di Sievierodonetsk untuk mengepung tentara Ukraina.
Dia menolak klaim Rusia bahwa militernya telah mengendalikan kota itu.
"Pertempuran masih berlangsung," kata dia di televisi Ukraina. "Pasukan Rusia tidak punya kendali penuh."
Rusia mengatakan tentara Ukraina di Sievierodonetsk terjebak. Moskow pekan lalu memerintahkan mereka untuk menyerah atau mati setelah jembatan terakhir di atas sungai Siverskyi Donets dihancurkan.
Di Rusia, api terlihat membakar sebuah kilang minyak yang jaraknya hanya 8 km dari wilayah Donbas yang dikuasai kelompok separatis pro-Rusia.
Pengelola kilang menggambarkan insiden itu sebagai serangan lintas batas oleh dua pesawat nirawak pada Rabu.
Belum ada komentar dari pihak Ukraina tentang serangan itu.
Kiev biasanya tidak mengomentari laporan serangan terhadap infrastruktur Rusia di dekat perbatasan, yang pernah mereka sebut sebagai "karma" atas serangan Rusia di Ukraina.
Baca Juga: Eropa Kecele, Rusia Dapatkan Pasar Baru Bisnis Minyak Mentah di Afrika dan Timur Tengah
Di bidang diplomatik, para pemimpin Eropa pada Kamis akan memutuskan secara formal tentang keanggotaan Ukraina di Uni Eropa dalam pertemuan puncak di Brussels, Belgia.
Meskipun hanya simbolis, langkah itu akan membantu mengangkat moral rakyat Ukraina setelah empat bulan terlibat konflik berdarah yang telah menewaskan ribuan orang, mengusir jutaan lainnya dan menghancurkan kota-kota.
Rusia telah lama menentang kedekatan Ukraina, negara pecahan Uni Soviet, dengan kelompok negara Barat seperti Uni Eropa (EU) dan aliansi pertahanan NATO.
Zelenskyy mengaku telah berbicara dengan 11 pemimpin EU pada Rabu tentang keanggotaan Ukraina dan akan melakukan pembicaraan lebih banyak pada Kamis.
Sebelumnya dia mengatakan dirinya yakin 27 negara anggota EU akan mendukung keanggotaan Ukraina.
"Kami pantas mendapatkannya," kata Zelenskyy kepada masyarakat Amsterdam lewat tautan video.
Para diplomat mengatakan Ukraina perlu waktu satu dekade atau lebih untuk memenuhi kriteria menjadi anggota EU. Namun para pemimpin EU mengatakan blok itu harus menunjukkan iktikad untuk mengakui pengorbanan Ukraina.
Perang di Ukraina telah berdampak sangat besar pada ekonomi global dan keamanan Eropa.
Kenaikan harga gas, minyak dan pangan telah mendorong EU untuk mengurangi ketergantungan mereka yang besar pada energi Rusia.
Perang itu juga telah mendorong Finlandia dan Swedia untuk mengajukan keanggotaan NATO. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Eropa Kecele, Rusia Dapatkan Pasar Baru Bisnis Minyak Mentah di Afrika dan Timur Tengah
-
Kendaraan Bermotor di Eropa Tidak Lagi Minum Bensin dari Rusia, ke Manakah Produk BBM Kini Dipasok?
-
Soal Rencana Kunjungan Jokowi Ke Ukraina Dan Rusia, Legislator Golkar: Cermin Politik Luar Negeri Bebas Aktif
-
Rudal Rusia Menghujam Kota Mykolaiv Ukraina Selatan
-
Artileri Rusia Lebih Unggul di Donetsk, Presiden Ukraina: Titik Itu Benar-benar Paling Berat
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas