Baru-baru ini, viral sebuah video yang memperlihatkan sebuah mobil tertabrak oleh kereta api (KA). Video tersebut viral di media sosial. Diketahui, kecelakaan kereta api Sindoro dan mobil Avanza tersebut terjadi di wilayah Tambun, Bekasi.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa (21/6/2022) pukul 11.00 WIB. Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, terlihat sebuah mobil terseret kereta api dengan kecepatan cukup tinggi. Mobil tersebut pun ringsek di bagian body-nya.
Kronologi Kejadian
Diketahui, kereta api Sindoro feat KA 11 dengan rute Semarang Tawang-Gambir tengah melaju dengan kecepatan 100 kmh, kereta tersebut menabrak sebuah mobil yang tengah melintas.
Kereta api langsung rem mendadak hingga 0 kmh di petak Cibitung–Tambung pada pukul 11.00 WIB.
Akibat kejadian tersebut, beberapa kereta api jarak jauh sempat terganggu dan semua KRL Commuter Line dengan rute Bekasi-Cikarang sempat tertahan.
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak KAI menjelaskan bahwa telah terjadi kecelakaan antara KA dan sebuah mobil minibus saat melintas di perlintasan liar daerah Cikarang-Tambun.
Mengutip dari Suarajakarta.id, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa menyebutkan bahwa insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada sarana dan prasarana KA, salah satunya kerusakan motor wessel.
Selain itu, kecelakaan juga menyebabkan terhambatnya beberapa perjalanan beberapa KA Jarak Jauh, dan juga KRL.
Baca Juga: Viral Video Pelecehan Seksual di Kereta, PT KAI Minta Maaf dan Siap Tindak Tegas Pelaku
Diketahui saat ini tim KAI Daop 1 Jakarta bersama pihak-pihak terkait dan masyarakat telah melakukan evakuasi terhadap mobil yang tersangkut di lokomotif KA Argo Sindoro.
Kabarnya, untuk sementara perlintasan liar di KM 34+ sementara akan ditutup. Penutupan perlintasan liar tersebut menjadi bagian dari dukungan KAI untuk mewujudkan keselamatan dan juga keamanan perjalanan Kereta Api, dan juga keamanan bagi masyarakat.
Sementara itu, akibat dari kecelakaan tersebut, satu orang tewas yaitu pengemudi mobil minibus jenis Toyota Avanza. Diketahui, mobil tersebut berisi satu keluarga yang terdiri dari tiga orang yaitu bapak, ibu, dan juga seorang anak.
Mobil yang diduga telah menerobos perlintasan tanpa palang pintu saat kereta hendak melintas tersebut sebelumnya mengalami kerusakan, dan mesin mobil mati.
Anak dan istrinya sempat keluar, sedangkan sang ayah masih berusaha untuk menyalakan mobilnya yang mati, hingga akhirnya ia terseret oleh kereta yang melintas.
Proses evakuasi korban sendiri cukup sulit karena kondisinya yang terjepit di dalam mobil.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Pelecehan Seksual di Kereta, PT KAI Minta Maaf dan Siap Tindak Tegas Pelaku
-
5 Fakta Avanza Tertabrak Kereta di Tambun, Ibu dan Anak Berhasil Selamat
-
Keji! Aksi Pengeroyokan di Tambun Selatan, Publik Meradang hingga Singgung Soal Petrus Era Orba
-
Sepak Terjang Kai Boham, Jim Croque dan Max Christoffel, Pemain Keturunan yang Kemampuannya Dijajal Shin Tae-yong
-
Buka Peluang Kerjasama Strategis, Apindo Sulsel Kunjungi Balai Pengelola Kereta Api
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur