Suara.com - Pesawat Susi Air kecelakaan di rute Timika-Duma Papua. Seluruh penumpang selamat.
Pesawat Susi Air itu berjenis Pilatus Porter PK-BVM dengan pilot Dayle Peter Houzet. Pesawat kecelakaan sekitar pukul 08.20 WIT ditemukan selamat.
Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan PK-BVM dilaporkan hilang kontak, Kamis, sekitar pukul 08.20 WIT dalam penerbangan ke Timika, Papua.
Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra menjelaskan dari laporan yang diterima pihaknya, pesawat dengan pilot Dayle Peter itu membawa enam penumpang dari Duma, Kabupaten Paniai.
Pesawat Susi Air yang mengalami hilang kontak itu awalnya berangkat dari Timika menuju Duma pukul 05.34 WIT dan seharusnya dijadwalkan kembali ke Timika sekitar pukul 08.00 WIT.
Adapun nama-nama penumpang pesawat Susi Air dalam penerbangan menuju Timika yaitu Merina Dimpau, Fickien Dimpau, Philipus Dimpau, Leo Dimpau, Seruwarkis Diabilu, dan Lukas Dimbau.
"Update info: Jam 09.00 captain pilot dan semua penumpang selamat," kata pemilik PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air Susi Pudjiastuti melalui cuitan di akun Twitter resminya dengan nama pengguna @susipudjiastuti, dipantau dari Jakarta, Kamis.
Cuitan tersebut ia unggah setelah mengabarkan berita duka terkait pesawat Susi Air yang mengalami kecelakaan di rute Timika-Duma dengan jumlah penumpang sebanyak enam orang.
Lebih lanjut, Susi juga menginformasikan bahwa para korban telah berhasil dievakuasi dengan selamat atas bantuan tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Timika dan TNI.
Baca Juga: DPR Gelar Rapat Pembahasan RUU Pemekaran Provinsi Papua Secara Tertutup
"Syukur Alhamdulilah dan terima kasih atas bantuan dan kesigapan tim Basarnas Timika dan TNI yang telah berhasil mengevakuasi korban dengan selamat," ucap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini.
Melalui akun Twitternya, Susi juga mengunggah sejumlah video yang menggambarkan suasana persiapan evakuasi oleh tim SAR gabungan. (Antara)
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi
-
Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau