Suara.com - Kasus Erayani, seorang perempuan yang menyamar jadi pria untuk menikah dengan perempuan di Jambi mengundang perhatian publik.
Peristiwa ini bahkan membuat seorang pria dicurigai kekasihnya sendiri karena berwajah cantik.
Pada video yang dibagikan di akun Instagram @nusantaranews, pria tersebut menyatakan bahwa kekasihnya bahkan sampai menanyakan keaslian jakun miliknya.
Dicurigai Pacar Sendiri
Pada video tersebut tampak seorang pria dan seorang perempuan. Pria tersebut berambut gondrong lurus dengan wajah yang cantik.
Dengan wajah dan rambutnya, pacar yang duduk di sampingnya sempat mempertanyakan keaslian jenis kelaminnya.
Ketidakpercayaan tersebut bermula dari ramainya kasus Erayani yang mengaku dokter dan menyamar jadi pria untuk menikahi seorang perempuan.
"Gara-gara kasus Erayani (penipuan pernikahan sesama jenis), pacar gue meragukan gue dan jadi ketakutan kalau dipegang-pegang gue," tulisan dalam video.
Lebih lanjut, pria tersebut menyatakan bahkan kekasihnya sempat menanyakan berbagai hal yang tak pernah ia sangka.
"Kalau ketemu jadi nanya terus: kamu beneran cowok kan? itu jakun asli kan? suara kamu dioperasi enggak?" ungkap pria tersebut menirukan pertanyaan sang pacar.
Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Suruh cek langsung aja bang," komentar warganet.
"Itu sih udah jelas jakun buaya bang," imbuh warganet lain.
"Tahu kan bang harus apa," tulis warganet di kolom komentar.
Kasus Erayani
Warga Jambi digegerkan dengan pernikahan sesama perempuan. Ternyata, sang mempelai wanita (NA) tak sadar jika suaminya seorang perempuan meski sudah menikah 10 bulan.
NA ditipu oleh Ahnaf Arrafif alias "Erayani".
Kasus pernikahan "sesama jenis" ini meledak ketika diceritakan akun twitter @fashionkuStyle. Kronologi kasus Ahnaf Arrafif ini terungkap dari unggahan tersebut.
Dalam sebuah thread, Rabu (15/6/2022), pemilik akun mengaku sebagai korban dari mempelai perempuan atau selama ini disebut dengan inisial NA. Sementara Ahnaf Arrafif adalah pelaku.
Penipuan tersebut menimpanya sudah terbongkar sejak 2 April 2022 lalu. Namun, ia baru berani speak up setelah dua bulan karena tak puas dengan proses hukum yang berlaku.
Arrafif yang ternyata bernama bernama Erayani hanya dikenai satu pasal.
"Udah kak, udah di tahan, pelaku cuma satu pasal yang dikenakan. Serasa tidak adil," kata akun @FashionStyle saat menjawab pertanyaan warganet.
Arrafif dikenai pasal penipuan profesi. Dalam kasus ini, Arrafif mengaku sebagai dokter, padahal bukan siapa-siapa. NA yang tak puas meminta Arrafif mendapat hukum yang lebih berat karena sudah melakukan pemalsuan identitas hingga "merampok" uangnya dan keluarganya.
Kronologi lengkap penipuan Erayani bisa dibaca di sini.
Berita Terkait
-
Dua Tahun Gagal, Momen Ibu Dampingi Anaknya Menunggu Hasil SBMPTN Bikin Merinding Netizen
-
Outfit Nasabah Prioritas Viral di Twitter, Komentar Warganet Bikin Ngakak
-
8 Tahun Pesannya Dicueki oleh Kenalan Cewek di Facebook, Sekarang Jadi Pemilik Hatinya
-
Jurnalis Asing Soroti Sikap Tertawa Jokowi saat Menanggapi Guyonan Megawati soal Tukang Bakso dan Papua
-
Sarankan Kepala Ikan Jangan Sejajar saat Dimasak, Alasan Warganet Ini Jadi Sorotan
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional