Suara.com - Jamaah haji Indonesia akan diberangkatkan dari Mekkah ke Arafah secara bertahap mulai 8 Dzulhijjah 1443 Hijriah untuk melaksanakan wukuf, rukun ibadah haji.
"Untuk Mekkah-Arafah kita siapkan tiga trip perjalanan, masing-masing trip kita siapkan tujuh bus untuk setiap maktab," kata Kepala Seksi Transportasi Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Mekkah Asep Subhana di Mekkah, Arab Saudi, Senin (27/6/2022).
Asep mengatakan bahwa PPIH sudah menyiapkan skema pengantaran dan penjemputan jamaah pada puncak pelaksanaan ibadah haji berkoordinasi dengan penyedia layanan transportasi.
Menurut dia, penyedia layanan transportasi menyatakan bahwa semua anggota jamaah harus bisa duduk dalam perjalanan dari Mekkah menuju ke Arafah mengingat jarak kedua lokasi sekira 19,6 kilometer.
Oleh karena itu, ia melanjutkan, PPIH akan menyiapkan tujuh bus yang bisa mengangkut 2.275 orang dari Mekkah ke Arafah dalam tiga kali perjalanan untuk setiap maktab atau area penempatan jamaah haji.
Perinciannya, bus-bus akan disiapkan untuk mengangkut 758 orang pada trip 1 pukul 07.00-10.00 waktu Arab Saudi (WAS), 758 orang pada trip 2 pukul 10.00-14.00 WAS atau pukul 14.00-17.00 khusus untuk Jumat, dan 758 orang pada trip 3 pukul 14.00-17.00 WAS atau 17.00-19.00 WAS pada Jumat.
Untuk pengangkutan jamaah haji dari Arafah ke Muzdalifah, PPIH akan menyiapkan tujuh bus untuk mengantar 2.275 orang per maktab dalam setidaknya delapan putaran perjalanan mulai dari pukul 19.00 WAS sampai selesai.
Dalam pelayanan transportasi jamaah dari Muzdalifah ke Mina, PPIH menyiapkan lima bus untuk mengangkut 2.275 orang per maktab dalam sembilan kali putaran perjalanan mulai pukul 23.00 sampai 07.00 WAS karena jaraknya lebih pendek.
Bus-bus juga akan disiapkan untuk mengangkut jamaah Indonesia dari Mina ke Mekkah. Tujuh bus disiapkan untuk mengangkut 2.275 orang dari setiap maktab dalam tiga kali putaran perjalanan.
Baca Juga: 5 Kisah Haru Jemaah Haji 2022: Peternak Sapi Minta Jodoh hingga Mimpi Penyandang Difabel
Pada nafar awal (rombongan yang lebih awal meninggalkan Mina), bus-bus disiapkan untuk mengangkut 758 orang pada trip 1 pukul 08.00-12.00 WAS dan 758 orang pada trip 2 pukul 13.00-16.00 WAS.
Selanjutnya, bus-bus disiapkan untuk mengangkut 758 orang trip pada 1 dari pukul 08.00 sampai 16.00 WAS pada nafar tsani. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei