Suara.com - Saat ini hampir seluruh tempat usaha sudah dilengkapi dengan kamera pengawas alias CCTV untuk merekam seluruh situasi yang terjadi. Bahkan bukan cuma tempat usaha, rumah-rumah pribadi pun ikut memasang CCTV.
Karena itulah tak heran bila dapur yang tampaknya berada di sebuah rumah makan ini juga dipasangi CCTV dan merekam seluruh aktivitas yang terjadi di sana.
Namun bukannya merekam kesibukan dapur, kamera CCTV satu ini malah mengabadikan jatuhnya seorang pegawai yang belakangan menjadi perdebatan.
Pasalnya pengawas rekaman CCTV tersebut meyakini pegawai yang jatuh itu sebenarnya sedang bersandiwara. Kok bisa?
Seperti dipantau Suara.com di akun Instagram @birunyarina, terlihat seorang ibu-ibu pegawai yang sedang sibuk di balik kompor. Sekilas ia terlihat sibuk dengan kompornya, yang ternyata bukan untuk memasak.
Sebab bukan memasak, ibu-ibu itu ternyata mengambil minyak goreng yang kemudian ia tumpahkan sendiri di dekat meja dapur.
Ibu-ibu itu lantas berlalu menjauh dari bidang pandang kamera setelah mengembalikan wadah minyak goreng. Tak lama kemudian ia kembali dan saat itulah sang ibu terjatuh di dekat meja.
Tentu saja tak perlu waktu lama orang-orang berkumpul untuk memberinya bantuan. Namun tetap saja CCTV yang merekam aksi ibu itu sejak awal membuat publik punya tanggapan berbeda mengenai situasi yang terjadi.
"Siapa yang karyawan nya pinter akting???" celetuk pemilik video, dikutip Suara.com, Selasa (28/6/2022).
Baca Juga: Gemas! Dua Kakek Duduk Lesehan di Depan Toko sambil Mainkan Permainan Tradisional
"Biar apa mba?? Pura-pura jatoh begini???" imbuhnya. "Ini mau fitnah sama yang punya minyak? Atau mau apa sih mba? Kalau udah gak betah mending ngomong baik-baik atuh."
Tak ada keterangan jelas di mana dan kapan video ini diambil. Hanya saja video ini menuai pro dan kontra di antara warganet yang ikut menyaksikan.
"Si ibu udah hilang ingatan kah? Kalo di dunia ini setiap perbuatan kita, baik atau buruk dilihat ALLAH dan CCTV," komentar warganet.
"Beneran ada loh manusia kayak ginian kirain cuma ada di sinetron,, saya dulu hampir kena fitnah alhamdulillah Allah masih melindungi saya, jadi ga kena.." ujar warganet lain.
"Langsung pecat aja, orang kayak gini emang udah karakternya gitu, susah berubah," kata warganet.
"Positif saja Mungkin emang jatuh beneran Mbak Rin, jatuhnya pakai slow motion," celetuk warganet.
Berita Terkait
-
Gemas! Dua Kakek Duduk Lesehan di Depan Toko sambil Mainkan Permainan Tradisional
-
Viral Kisah Perjuangan Ayah Rela Jemput hingga Bantu Kerjaan Anaknya, Netizen: Beruntung Banget Kamu
-
Momen Presiden Jokowi Disambut Para Pemimpin Dunia, Sempat Sandaran di Bahu Presiden Joe Biden
-
Akibat Kelamaan Jomblo, Cowok Ini Salting Dilihatin Maneken Tersenyum
-
Dilema Rumah Makan Minang di Denpasar Siasati Harga Cabai yang Naik
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar