Suara.com - Kawasan Sudirman menjadi salah satu area ibu kota yang kondang di komunitas ABG daerah Bojonggede dan Citayam. Bagaimana tidak, pesona metropolitan, area pedestrian yang luas, serta hadirnya kawasan publik terbuka seperti Stasiun BNI memberikan wadah bagi para pemuda-pemudi asal kedua daerah tersebut untuk bercengkerama.
Lantas, apa saja yang ditawarkan oleh salah satu distrik ibu kota yang padat dan penuh dengan aktivitas pemuda tersebut?
Berikut deretan fakta unik kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
1. Populer karena kawasan distrik bisnis
Masyarakat awam tentu sudah familier dengan istilah mbak-mbak SCBD. Adapun SCBD merupakan singkatan dari Sudirman Central Business District atau Distrik Bisnis Sudirman Pusat yang memiliki ratusan kantor perusahaan ternama.
Istilah mbak-mbak SCBD muncul lantaran kawasan tersebut menjadi pusat kantor bisnis prestisius bin elit yang diincar oleh para fresh graduate dan pencari kerja.
Tak tanggung-tanggung, gaji serta benefit yang ditawarkan oleh kantor-kantor yang memenuhi kawasan SCBD mencapai angka fantastis.
2. Lokasi kantor Polda Metro Jaya
Adapun kantor Polda Metro Jaya juga bertempat di kawasan tersebut, tepatnya di Jl. Jenderal Sudirman Kav 55Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Indonesia.
Baca Juga: Warga Ogah Beli Minyak Goreng Curah Pakai NIK atau PeduliLindungi: Tar Datanya Dipakai Buat Pinjol
Polda Metro Jaya adalah pelaksana tugas kepolisian yang mengawasi seluruh Jakarta raya. Tak hanya itu, Polda Metro Jaya adalah satu-satunya instansi kepolisian dengan status A+ (A khusus) lantaran tugasnya mengamankan ibu kota Indonesia.
3. Punya GBK
Bagi para pencinta sepak bola, pasti sudah tak asing lagi dengan Gelora Bung Karno (GBK) yang mewadahi pertandingan dan kejuaraan besar. Stadion Utama Gelora Bung Karno merupakan bagian dari kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno yang bertempat di Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Indonesia
4. Berlaku aturan ganjil genap
Jalan yang membentang kawasan Sudirman kini diberlakukan aturan ganjil genap. Adapun aturan tersebut berlaku Senin sampai Jumat Pukul 06:00-10:00 dan 16:00-21:00 WIB.
Aturan tersebut diberlakukan lantaran kawasan tersebut menjadi 'langganan' macet dan taffic jam. Tak heran jika Sudirman rawan macet, pasalnya daerah tersebut menjadi satu jantung kegiatan perkantoran dan bisnis ibu kota.
Berita Terkait
-
Warga Ogah Beli Minyak Goreng Curah Pakai NIK atau PeduliLindungi: Tar Datanya Dipakai Buat Pinjol
-
Jatuh Saat Akan Mengambil Air Wudhu, Pria Usia 66 Tahun Asal Bojonggede Bogor Ditemukan Meninggal Dunia
-
Pengakuan Sopir Mobil Tertabrak KRL Jurusan Bogor - Jakarta di Citayam Depok: Saya Ikuti Google Maps
-
PT KAI Bakal Laporkan Pengemudi Mobil Yang Tabrakan dengan KRL Jurusan Bogor - Jakarta di Citayam Depok
-
Pengemudi Mobil yang Tertabrak KRL Jurusan Bogor-Jakarta Ungkapkan Detik-detik Ia Lolos dari Maut
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045