Sampai di situ, semua rangkaian kejadian tidak diketahui oleh orang lain.
Bagaimana kasus terungkap?
Selasa (28/6/2022), sekitar jam 08.30 WIB, petugas Dinas Lingkungan Hidup bernama Rano Barasa mulai mengoperasikan alat berat di sekitar Kali Pesanggrahan.
Sementara empat rekan Rano membersihkan sampah di sungai. Dengan alat berat, Rano mengeruk sebuah karung yang mengambang di sungai dan dia hanya menganggapnya sampah biasa seperti yang tiap hari ditemukannya.
"Kami tidak tahu apa sampah, apa posisi mayat, namanya kami ini, kerja disampah, sampah ya kami keruk," kata Rano.
Tetapi begitu rekan Rano memeriksa isi karung, isinya membuat terperanjat.
"Seperti mayat. Saya shock, saya lepas lagi ke air," kata Rano.
Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pengawas dan diteruskan ke kantor polisi.
Dari situlah kasus mulai terungkap. Ciri-ciri yang ditemukan dan diperkuat hasil autopsi, polisi memastikan dia korban pembunuhan, tetapi siapa pelakunya.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pembunuh Alpes Bagus yang Jenazahnya Ditemukan Terbungkus Karung
Dari keterangan saksi dan analisa terhadap rekaman CCTV di sekitar kawasan, penyelidikan diarahkan ke seseorang yang akhirnya ditangkap di Kedung Halang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/6/2022).
Orang yang ditangkap itu tak lain adalah MRIA, teman korban.
Dia dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [rangkuman laporan Suara.com]
Berita Terkait
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jalan Licin Diduga Akibat Limbah Ikan di Pasar Kebayoran Lama, Banyak Pemotor Tumbang
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
TKP Rusak Jadi Kendala, Polisi Sisir CCTV Usut Kematian Sutrimo
-
Gedung Belum Dibangun, DPRD Usul SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Punya Punya Kelas Darurat
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan