Dilansir dari Nu Online berikut ini tata cara menyembelih hewan kurban sesuai syariat agama Islam:
1. Hewan kurban yang akan disembelih terlebih dahulu direbahkan. Kakinya diikat, lalu dihadapkan ke sebelah tulang rusuknya yang kiri agar mudah saat proses menyembelihnya.
2. Membaca bacaan basmalah terlebih dahulu "Bismillahi Allahu Akbar"
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar"
3. Membaca selawat nabi
Allaahumma shalli alaa sayyidinaa Muhammad, wa alaa aali sayyidinaa Muhammad
Artinya: "Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya".
4. Menghadap ke arah kiblat, baik untuk hewan kurban maupun orang yang akan melakukan proses penyembelihan.
5. Membaca takbir sebanyak tiga kali dan tahmid sekali
Baca Juga: Daftar Harga Hewan Qurban 2022 untuk Idul Adha, Sapi dan Kambing Berapa?
Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, walillaahil hamd
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu).
6. Mengucapkan doa atau niat menyembelih hewan kurban.
7. Gunakan alat yang tajam untuk menyembelih.
8. Menyembelih hewan kurban diawali dengan memotong tenggorokan, kerongkongan, dan dua urat nadi di bagian leher hewan tersebut.
9. Hewan kurban yang lehernya agak panjang, maka disembelih di pangkal leher sebelah atas agar hewan cepat mati.
10. Hewan kurban yang sulit disembelih karena mengamuk atau pun jatuh ke dalam lubang sehingga lehernya tidak mungkin bisa disembelih, maka penyembelihan boleh dilakukan pada bagian tubuh hewan mana saja. Asalkan kematian hewan itu disebabkan oleh sembelihan, bukan karena sebab lainnya dan tidak lupa untuk menyebut nama Allah.
11. Hewan kurban baru boleh dikuliti setelah ia benar-benar mati.
Demikian tadi ulasan mengenai bacaan doa menyembelih hewan kurban dan tata caranya sesuai syariat. Semoga bermanfaat dan menambah ketaqwaan kita.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Daftar Harga Hewan Qurban 2022 untuk Idul Adha, Sapi dan Kambing Berapa?
-
Dokter Hewan Bagikan 5 Tips Berkurban Bebas PMK
-
Apakah Puasa Dzulhijjah Harus 9 Hari Berturut-turut?
-
Idul Adha 2022 Kapan? Berikut Jadwalnya Menurut SIdang Isbat
-
Pasokan Sapi Kurban di Balikpapan Ada 3.611 Ekor: Belum Ada Gejala PMK
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK