Suara.com - Tak bisa dipungkiri masih banyak orang yang berharap bisa mempunyai pasangan seseorang "berseragam", misalnya saja anggota TNI, Polri, hingga Pegawai Negeri Sipil.
Fenomena inilah yang membuat beberapa orang bisa bersikap nekat, termasuk dengan berpura-pura menjadi anggota TNI, padahal tidak terdaftar di kesatuan manapun.
Peristiwa itulah yang kembali terjadi dan kali ini berlokasi di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Seorang TNI gadungan berhasil diamankan pihak berwenang, yang mirisnya dilakukan ketika ia sedang melaksanakan pertunangan dengan salah satu korbannya.
Adalah RW, seorang pria muda asal Desa Mayung, Kecamatan Gunung Jati yang berpura-pura menjadi anggota TNI. Berbekal kepiawaiannya menipu, serta tentu saja seragam militer yang entah ia dapatkan dari mana, RW rupanya sudah menipu banyak korban.
Namun selama lima tahun belakangan RW juga menjalin hubungan dengan seorang gadis muda asal Desa Muara, Kecamatan Suranenggala dan hendak melangsungkan pertunangan. Nahas, di agenda pertunangan itu juga RW akhirnya diciduk.
Mirisnya lagi, setelah RW tertangkap, beberapa korban langsung melapor ke pihak kepolisian setempat.
"TNI gadungan Cirebon, ternyata sudah sering menipu, korbannya banyak," ujar akun Instagram @borobudur_media yang memperlihatkan proses interogasi RW di hadapan beberapa petugas. Terlihat pula beberapa pria berseragam TNI yang membuat suasana semakin tegang.
"TNI gadungan di Cirebon tersebut sudah sering beraksi melakukan penipuan. Bahkan setelah ditangkap, beberapa korbannya datang ke polsek. Modusnya bermacam-macam," sambungnya, dikutip Suara.com, Jumat (1/7/2022).
Tak ada keterangan detail mengenai modus penipuan yang dilakukannya. Namun kepada wanita yang akan bertunangan dengannya, RW ternyata selalu berusaha untuk menutupi identitasnya.
Baca Juga: Aksi Sekelompok Pemuda Merusak Fasilitas Umum di Tanjung Pinang Demi Konten
"Misalnya tempat dinas hingga kepangkatan. Namun sejumlah kejanggalan terendus. Misalnya logo tanda jasa yang dipakai kerap tidak nyambung," tutur @borobudur_media.
Dalam video yang beredar terlihat RW yang duduk dengan tangan terikat di belakang tubuh dan dibentak oleh beberapa orang. Ia didesak untuk mengeluarkan Kartu Tanda Anggota (KTA) namun pemuda itu diam saja.
"Kamu inisiatif dari mana?" cecar seorang pria yang duduk di depannya. "Kamu sudah mencoreng baju loreng (seragam TNI). Memalukan kamu! Mana KTA-mu, keluarkan!"
Kembali tertangkapnya TNI gadungan ini tentu menjadi sorotan publik. Pasalnya ini bukan kejadian pertama yang viral di Indonesia dalam kurun waktu setengah tahun ke belakang, namun entah mengapa masih ada saja korban yang berhasil dijerat oleh para TNI gadungan ini.
"Terselamatkan si wanita, tapi udah terlanjut malu," komentar warganet.
"Memang seragam TNI paling ampuh untuk mendapatkan wanita yang diinginkan," ujar warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Aksi Sekelompok Pemuda Merusak Fasilitas Umum di Tanjung Pinang Demi Konten
-
Pengakuan Pria yang Viral Karena Berkelahi di Gianyar : Saya Mengalami Emosi Sesaat
-
Nyesek! Istri Kerja Jalan Kaki, Suami Malah Belikan Adiknya Sepeda Motor
-
Bintang 1 Sampai Server Down, MyPertamina Kena Banyak Masalah di Hari Pertama, Publik: Efek Gak Dapat Ridho Netizen
-
Marak Penipuan Online, Kominfo Minta Masyarakat Tingkatkan Literasi Digital
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!