Suara.com - Kabar kematian Rina Arano membuaht heboh publik. Orang-orang pun penasaran dengan profil Rina Arano. Aktris film dewasa ini ditemukan tewas oleh polisi Jepang.
Jika Anda ingin tahu profil Rina Arano lebih lengkap, silahkan baca ulasannya di bawah ini.
Rina Arano ditemukan tanpa busana, diikat ke pohon di hutan terpencil yang terletak di Ibaraki, Jepang. Dia hilang pada 5 Juni dan orang tuanya memutuskan untuk mengajukan laporan polisi tiga hari kemudian.
Bintang film dewasa berusia 23 tahun itu terakhir terlihat di CCTV di sebuah stasiun kereta api di Prefektur Ibaraki. Dalam rekaman tersebut, Arano terlihat turun dari kereta api dan menuju sebuah mobil bersama seorang pria bernama Hiroyuki Sanpei.
Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak, sampai berita kematiannya viral dan membuat banyak orang ingin tahu profil Rina Arano.
Rina Arano telah bekerja dalam film-film yang menghasilkan pendapatan tinggi. Dia dilaporkan mengenakan biaya sekitar 100.000 yen ($ 1000) untuk setiap sesi modeling tanpa busana. Kekayaan bersih Rina Arano diperkirakan antara $ 700.000 sampai $ 800.000.
Penyebab Kematian Rina Arano
Dikutip dari popularnetworth.com, laporan terbaru menyatakan bahwa Rina Arano meninggal pada Juni 2022 pada usia 23 tahun. Tubuh Rina ditemukan pada 14 Juni 2022, di hutan Ibaraki, Jepang, mati dan terikat pada pohon. Tulang hyoidnya hancur.
Baca Juga: Profil Rina Arano, Bintang Film Dewasa Jepang Ditemukan Tewas Terikat di Pohon
Menurut polisi setempat, Arano dibunuh beberapa hari sebelum dia ditemukan. Tiga hari sebelumnya Rina Arano dilaporkan hilang oleh keluarganya. Pada 5 Juni 2022, Rina dilaporkan terlihat di depan kamera dengan seorang pria tak dikenal. Polisi menemukan rekaman CCTV stasiun di Prefektur Ibaraki di mana Rina terlihat masuk ke dalam mobil bersama Hiroyuki Sampei (33).
Sampei ditahan oleh polisi karena dicurigai menculik Arano dan menahannya di vila. Akan tetapi, Hiroyuki mengatakan bahwa dia menurunkan Arano di depan sebuah toko. Polri saat ini sedang memeriksa seluruh situasi.
Masa kecil dan pendidikan Rina Arano
Rina lahir pada tahun 1999 di Tokyo, Jepang. Arano bersekolah di sebuah sekolah swasta di Tokyo. Dia kemudian mulai berkonsentrasi pada pemodelan.
Rina Arano ikut serta dalam kompetisi modeling ketika masih mahasiswa. Dia memilih untuk memasuki industri film dewasa setelah menyelesaikan pendidikan lebih lanjut, yang membuatnya menjadi bintang film dewasa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar