Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui pihaknya kerap bekerja sama dengan organisasi filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam berbagai program. Riza menyebut selama bekerjasama, tidak pernah ada masalah berarti yang terjadi.
Belakangan ACT disorot karena pemberitaan mengenai dugaan penggelapan dana umat. Pemberian para donatur tidak disampaikan sesuai rencana dan malah diduga dipakai untuk kepentingan pribadi pimpinan ACT.
"Selama ini kami dengan ACT berhubungan baik tidak ada masalah yang berarti selama ini," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/7/2022).
Riza juga mengaku sudah mengetahui mengenai berita miring terhadap ACT yang sedang ramai dibicarakan masyarakat.
Ia berharap persoalan ini bisa selesai dengan baik sesuai aturan dan tidak berimbas buruk pada program yang dijalankan bersama Pemprov DKI.
"Kita harapkan selama ini kita laksanakan dengan ACT tetap berlangsung dengan baik dan masalah ini segera selesai," ucapnya.
Pihaknya juga disebut Riza akan melakukan evaluasi atas segala program bersama dengan ACT. Namun, hal ini merupakan mekanisme biasa yang rutin dilakukan Pemprov tiap bekerjasama dengan pihak manapun.
"Itu ada yang namanya monitoring, ada yang namanya pengawasan, ada yang namanya evaluasi, itu sudah menjadi agenda bagi kami," pungkasnya.
Baca Juga: Profil Ibnu Khajar, Presiden ACT Pengganti Ahyudin Bantah Gaji Petinggi Rp250 Juta
Tag
Berita Terkait
-
Pernah Diendorse ACT, Hilmi Firdausi Bantah Ikut Selewengkan Dana Umat
-
Profil Ibnu Khajar, Presiden ACT Pengganti Ahyudin Bantah Gaji Petinggi Rp250 Juta
-
Heboh Dugaan Dana Umat Diselewengkan, PPATK Minta Masyarakat Perhatikan Hal Ini Saat Berdonasi
-
Pernah Diendorse ACT, Hilmi Firdausi Beri Klarifikasi: Sepeserpun Saya Tidak Ambil Dananya
-
5 Tips Memilih Lembaga Donasi yang Terpercaya, Kenali Ciri-Ciri Berikut!
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Buat 'Makam Reformasi', Mahasiswa UI Tutup Logo Makara dengan Kain Putih
-
Indonesia Lanjutkan Perjuangan Tata Kelola Royalti Digital di Forum Hak Cipta Dunia
-
Delapan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dilaporkan dalam Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
-
KPK Ungkap Banyak Stakeholder Pendidikan dan Kesehatan Teriak Gegara Anggaran MBG
-
PDIP Respons Pujian Prabowo: Kami Tak Nyinyir, Tapi Tetap Kritis
-
Viral Dugaan Jual Beli Kartu Layanan Gratis TransJakarta, Pemprov Selidiki
-
Revisi UU Polri, Menkum Sebut Aturan Penempatan Personel di Kementerian Akan Dimatangkan
-
Menkum Supratman Sebut Revisi UU Pemilu Belum Urgen Dibahas: Masih Bisa Pakai yang Lama
-
Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Uni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara Aturan Tarif Datang