Suara.com - Dalam agama Islam, terdapat beberapa hari dimana umatnya dilarang dan diharamkan menjalankan puasa menjelang Idul Adha. Kapankah tanggal haram puasa datau yang juga disebut Hari Tasyrik itu?
Seperti diketahui, perayaan Hari Raya Idul Adha ditetapkan pada tanggal 10 Dzulhijjah tahun Hijriah. Terdapat beberapa amalan yang bisa dikerjakan oleh umat muslim menjelang perayaan Hari Idul Adha.
Berpuasa merupakan salah satu ibadah yang sangat baik dan akan mendapatkan pahala dari Allah, dan juga senantiasa diberikan ketenangan hidup.
Diketahui, umat muslim disunnahkan untuk melaksanakan puasa di tanggal 1 Dzulhijjah hingga 9 Dzulhijjah.
Namun, di bulan Dzulhijjah ini, terdapat juga hari yang diharamkan untuk menjalankan puasa. Lalu, hari apa sajakah yang dilarang untuk menjalankan puasa bagi umat muslim? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Dalam Islam, terdapat dua waktu pasti yang diharamkan untuk menjalankan puasa, yaitu saat perayaan hari besar Idul Fitri dan Idul Adha.
Dalam agama Islam, terdapat juga hari tasyriq, yaitu hari ke 11, 12, dan 13 Dzulhijjah dalam perhitungan Hijriyah.
Hari tasyrik merupakan waktu haram untuk berpuasa bagi umat muslim yang terjadi di dalam bulan Dzulhijjah kelender Islam, tepatnya tiga hari setelah hari raya Idul Adha.
Hal tersebut disebutkan dalam sebuah hadits riwayat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Baca Juga: Lupa Baca Saat Malam, Bolehkah Niat Puasa Arafah di Pagi Hari?
“Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum,” (HR. Muslim no.1141).
Alasan dilarangnya umat Islam menjalankan ibadah puasa di hari tersebut adalah karena terdapat berbagai amalan syarat dan keutamaan dalam hari Tasyiq tersebut. Jadi Tidak dianjurkan bagi umat muslim menjalankan puasa di hari tersebut.
Meski haram untuk berpuasa, hari tasyrik memiliki keistimewaan di dalamnya dan umat muslim pun dianjurkan untuk mengerjakan amalan sunah saat hari tasyrik.
Berikut amalan-amalan yang bisa dilakukan saat hari Tasyrik:
- Memperbanyak dzikir
- Berqurban, sunnah yang disyariatkan oleh Al-qur'an dan hadits
- Memperbanyak syukur atas nikmat Allah SWT
- Perbanyak do'a
Lantas, kapankah hari tasyrik Idul Adha 2022 tersebut?
Seperti diketahui, berdasarkan pada keputusan Kementerian Agama (Kemenag), awal Dzulhijjah jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022 dan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan