Suara.com - Bencana longsor di lokasi penambangan liar batu dan pasir Cinabar telan korban jiwa. Hal itu dikonfirmasi Kepala BPBD Maluku, Henry Farfar.
Longsor terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat pada Senin, (4/7/2022) kemarin.
"Laporan dari Satlak PB Kabupaten SBB belum masuk ke BPBD provinsi karena di lokasi kejadian tidak ada sinyal telepon untuk berkomunikasi," kata Henry di Ambon, Selasa.
Sehingga data keseluruhan belum diterima secara utuh, termasuk berapa orang yang menjadi korban dalam musibah tersebut.
"Yang jelas ada korban jiwa tetapi belum diketahui berapa orang dan kami masih terus berkoordinasi dengan Satlak PB Kabupaten SBB," ucapnya.
Dia juga mengimbau masyarakat di seluruh kabupaten/kota untuk selalu waspada dengan buruknya cuaca akibat musim hujan saat ini hingga menyebabkan banjir dan tanah longsor.
"BPBD provinsi setiap tahunnya juga melalukan sosialisasi, simulasi, serta edukasi maupun bimtek ke seluruh kabupaten/kota dengan melibatkan semua pihak terkait," katanya.
Diharapkan program yang sama juga dilakukan oleh Satlak PB di setiap daerah kepada masyarakat agar mereka bisa mengetahui langkah apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana alam. (Antara)
Baca Juga: Ambon Banjir, Belasan Rumah dan Musala di Negeri Kaitetu Terendam Luapan Sungai
Berita Terkait
-
Lewat Kerja Sama DMI, Pengurus Masjid di Maluku Utara Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Anggota Komisi XII DPR Desak Reformasi Pengelolaan Sampah Usai Tragedi Longsor di Bantar Gebang
-
Menteri LH Pastikan Usut Pidana Longsor Bantargebang, Praktik Open Dumping Jadi Fokus
-
Evakuasi Korban Longsor Sampah Bantargebang, Lima Tewas Empat Masih Hilang
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas
-
KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah
-
Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!
-
Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa
-
Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI
-
Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah
-
Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id