Suara.com - Kabupaten Bener Meriah, Aceh diterjang angin kencang. Akibatnya sebanyak 7 rumah di sana rusak.
Rumah itu ada di dua desa di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Kejadian itu, Selasa kemarin.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Bener Meriah Anwar Sahdi menjelaskan bencana angin kencang tersebut melanda Kampung Seni Antara dan Kampung Buntul Kepies.
"Lima rumah rusak di Kampung Seni Antara dan dua rumah di Kampung Buntul Kepies," kata Anwar Sahdi.
Menurutnya, mayoritas rumah mengalami kerusakan pada bagian atap karena diterbangkan angin.
Angin kencang, kata dia, terjadi sejak Selasa pagi dan terus berlangsung hingga sore.
"Kami mengimbau warga agar tetap waspada dan berhati-hati," katanya.
Pihak BPBD setempat sudah menyalurkan bantuan masa panik kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
Bantuan diberikan berupa kebutuhan bahan pokok untuk meringankan beban korban bencana alam ini selama mengungsi sementara.
Baca Juga: Kemendagri Tegaskan Pj Gubernur Aceh Bukan Perwira TNI Aktif
"Kami juga memberikan bantuan seng agar warga bisa memperbaiki atap rumahnya yang rusak," kata Anwar. (Antara)
Berita Terkait
-
Pascabencana, Asa Bangkit untuk Pulih Harus Terus Ada
-
Mensos Pastikan Dapur Umum di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tetap Beroperasi Selama Tanggap Darurat
-
Peluang Kebaikan di Tengah Banjir Aceh: Dari Masyarakat, Pejabat hingga Bina Marga
-
Senandung Cinta Untuk Aceh, Sinergi Menjadi Jembatan Kesatuan dan Cara Cepat Untuk Pulih
-
Jembatan Gantung Pulihkan Akses Warga Pascabanjir Bandang di Pidie Jaya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak