Suara.com - Tersebar di media sosial, video yang merekam detik-detik kapal kargo menabrak perahu milik nelayan. Kejadian ini terjai di perairan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Salah satu akun media sosial yang mengunggah video ini adalah akun Instagram @andreli_48 pada Rabu (06/07/22).
Dalam video yang diunggah, tampak momen ketika sebuah kapal kargo sedang berlayar di tengah perairan menabrak perahu kecil milik nelayan. Perahu nelayan tersebut sampai terbalik dan tenggelam.
Menurut keterangan dari akun pengunggah video, perahu nelayan tersebut saat itu sedang mengalami kerusakan mesin sehingga harus ditarik oleh perahu lainnya.
"Kapal kargo menabrak kapal nelayan yang sedang ditarik akibat mati mesin," keterangan dari pengunggah video.
Akun pengunggah video ini juga mengungkapkan bahwa seluruh Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di perahu milik nelayan tersebut selamat.
"Beruntung 15 ABK yang ada di kapal nelayan berhasil selamat," keterangan lain dari pengunggah video.
Dalam video ini juga tampak penampakan kapal lain yang saat itu mendekat ke arah perahu nelayan yang tertabrak oleh kapal kargo.
Video ini direkam oleh warga yang saat itu sedang berada di dekat lokasi kejadian perahu nelayan yang tertabrak kapal kargo. Perekam video ini juga sedang menaiki kapal nelayan.
Baca Juga: Tersebar Detik-Detik Penyerangan Rumah Warga, Diduga Dilakukan Oleh Sekelompok Waria
Video ini pun menarik perhatian dari warganet. Banyak warganet yang menuliskan beragam tanggapannya terhadap kejadian ini. Warganet mengungkapkan bahwa kapal penarik tidak memperhitungkan jalur yang dilewatinya.
"Kurang perhitungan kayaknya yang narik," ujar warganet.
"Ini yang narik kapal juga nggak tahu bawah kapal mungkin. Kenapa nggak jalan lewat belakang kapal kargo. Kalau yang narik lajunya kayak ekspres mungkin saja. Terus kenapa nggak dilepas saja talinya, tes nyali mungkin," kata warganet.
"Kenapa nggak diputus aja talinya, sudah tahu mau masuk jalur kapal kargo," ungkap warganet.
Berita Terkait
-
Perlintasan Kereta Api Unik, Palang Pintu Jauh dari Rel dengan Jalan Tinggi
-
Ngeri! Pengemudi Sepeda Motor Lindas Ular Besar Gegara Hiraukan Peringatan
-
Gemas Bocah Ini Tetap Tunaikan Salat Meski Diganggu Kucing Peliharaannya
-
Tersebar Detik-Detik Penyerangan Rumah Warga, Diduga Dilakukan Oleh Sekelompok Waria
-
Dapat Panggilan Telpon dari Penipu, Ibu-Ibu Ini dengan Santai Tanggapi dan Mengusili Balik
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian
-
Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah
-
Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
-
Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat