Suara.com - Nadiasari Wahyuhardini jadi inspirasi warga Indonesia yang merintis restoran Indonesia di luar negeri. Dia mendirikan restoran betawi di Dubai dengan nama Betawi Cafe.
Salah satu tantangan serius dalam memperkenalkan makanan Indonesia di luar negeri adalah menemukan chef yang punya pengalaman dengan makanan lokal Indonesia.
“Tantangannya adalah menemukan chef dan staf yang punya pengalaman memasak makanan lokal Indonesia”, kata perempuan yang akrab dipanggil Isti saat dihubungi ANTARA Rabu malam.
Nadiasari Wahyuhardini yang pernah tinggal di Dubai, Uni Emirat Arab, mendirikan Betawi Café di Dubai pada tahun 2007.
“Saya lahir di Jakarta dan Betawi Café ini mewakili penduduk asli Jakarta yaitu Betawi”, kata Isti saat ditanya mengapa memilih Betawi sebagai nama restoran.
Menu yang ada di Betawi Café adalah makanan Indonesia favorit Nadiasari Wahyuhardini dan hanya dimasak dengan menggunakan resep tradisional.
Beberapa menu yang populer di Betawi Café adalah Sate Ayam Bakar, Nasi Goreng, Sop Buntut, Pecel Ikan, Lontong Sayur, Martabak Telor dan Martabak Manis.
“Yang paling laris itu Sate Ayam Bakar dengan Saus Kacang, Nasi Goreng dan Nasi Padang dengan Rendang”, tambah Isti yang baru-baru ini pindah ke Brisbane, Australia.
Tahun 2022, Isti membuka restoran Betawi Café di Brisbane, Australia.
Baca Juga: Profil Bader Shammas, Pria Keturunan Arab Resmi Jadi Suami Lindsay Lohan
Isti mengatakan bahwa ia mengelola tiga restoran Indonesia di Dubai sebelum pandemi dan sekarang hanya satu restoran yang dikelola bersama partner lokal di Dubai.
“Betawi Café mendapat dukungan dari konsulat jenderal Indonesia yang ada di Dubai. Untuk yang di Brisbane, Betawi Café baru beroperasi satu bulan. Kami berharap dapat bekerja sama dengan konsulat jenderal Indonesia di Australia dalam waktu dekat”, jelas Isti.
“Kami juga ingin menjajaki kemungkinan untuk membawa chef lokal Indonesia ke Australia”, ujar Isti.
Selain menemukan chef yang berpengalaman dengan masakan Indonesia, menyiapkan bahan makanan tradisional Indonesia seperti bumbu rempah juga menjadi tantangan tersendiri.
“Bahan tradisional tersedia secara lokal di tempat kami berada, tapi harganya mahal”, kata pemilik restoran yang memenangkan kategori “Best Budget Restaurant of the Year” oleh Timeout Magazine di Dubai pada tahun 2011.
Sejak dibuka di Karama Dubai pada tahun 2007, Betawi Cafe telah banyak mendapatkan pencapaian.
Berita Terkait
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
Staycation Bernuansa Betawi: Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Cerita Lokal di Tengah Kota
-
Hotel Burj Al Arab Dubai Tutup Total Selama 18 Bulan, Dampak Serangan Drone Iran
-
Anggota DPRD DKI: Pengamen Ondel-Ondel Bukan Warga Jakarta Asli, Harus Diedukasi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'
-
Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB
-
Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk
-
Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito
-
Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang