Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan kalau pemerintah pusat akan membangun tanggul untuk mengatasi banjir rob yang sering terjadi di kawasan Belawan, Medan. Ia menyebut proyek tanggul tersebut tengah dalam proses lelang.
"Proyek tanggul dalam proses lelang. Selesai lelang langsung dijalankan karena banjir rob di sini sudah puluhan tahun dan tidak ditangani," kata Jokowi di Belawan, Kamis (7/7/2022).
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi menyerahkan tiga unit rumah yang selesai direnovasi melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Lorong IV Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.
Program Bedah Rumah itu berjalan dalam rangka puncak peringatan Hari Keluarga Nasional ke-29 tahun 2022. Bedah rumah sendiri dilakukan dengan menerapkan teknologi Rumah Sistem Panel Instan (RUSPIN).
RUSPIN yakni pembangunan rumah dengan sistem modular, yang membagi sistem menjadi bagian-bagian kecil (modul) dengan ukuran yang efisien agar dapat dirakit menjadi sejumlah besar produk yang berbeda-beda.
Penyerahan rumah ini langsung dilakukan Jokowi kepada tiga warga, yaitu Madinah (45) sebagai orang tua tunggal yang memiliki tiga orang anak.
Kemudian Misnah (58) orang tua tunggal dengan dua orang anak dan Menen (39) dengan dua orang anak.
Jokowi mengatakan, pemerintah pusat dan daerah akan menata kawasan rumah kumuh dan tidak layak huni.
Di Belawan, Sumut, misalnya, telah mulai dikerjakan oleh Pemerintah Kota Medan.
Baca Juga: Bekas Tambang Galian C Ilegal di Pasuruan Makan Korban Jiwa
Kemudian nantinya, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR akan kebagian penataan kawasannya.
"Jadi air bersihnya, sanitasinya, jalan kampungnya, semuanya akan ditata biar lebih baik dan masyarakatnya sehat," jelasnya.
Jokowi menegaskan bahwa proyek penataan Kampung Belawan Bahari tersebut dapat membantu upaya untuk mengentaskan warga dari kemiskinan ekstrem yang ada di wilayah tersebut.
"Pembangun tanggul untuk mengantisipasi dan mengatasi banjir rob yang kerap terjadi di kawasan tersebut dipastikan akan sangat membantu kehidupan masyarakat," tegasnya.
Salah satu penerima bantuan, Menen, mengaku senang akhirnya bisa memiliki rumah yang layak huni untuk keluarganya.
Apalagi, katanya, selama ini, rumahnya selalu diterjang banjir pasang sehingga dia dan keluarganya tidak bisa beraktivitas atau istirahat sepulang kerja.
Berita Terkait
-
Istri Walikota Semarang Terima Penghargaan Satyalencana Wira Karya dari Presiden Jokowi
-
Sepekan Lebih Usai Aksi Tinju Jokowi, Boris Johnson Mengundurkan Diri Sebagai Perdana Menteri Inggris
-
Di Medan, Jokowi Berikan Anugerah Tanda Kehormatan Setyalencana Wira Karya
-
Bersama Menantu, Jokowi Resmi Canangkan Revitalisasi Lapangan Merdeka di Medan
-
Mentan SYL Targetkan Produksi 1 Juta Benih Kelapa
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat